Setelah dicek ternyata ada perbedaan identitas pada kliennya Imam dengan pihak yang mengambil uang tersebut. Pihaknya pun bersurat ke bank di cabang Kudus pada 2 Juni lalu, namun tidak mendapatkan tanggapan memuaskan. Lah gimana bisa kejadian kek gitu ya. Beeh berbahaya sekali ini.nyimpen duit di b
Makanya yg ga kompeten, mental korup di bumn pecatin aja, efesiensi tuh gajih2 di level Manager smp dirutnya, digajih gede bukannya berinovasi bisnis malah plesiran piknik berwisata hambur2in duit perusahaan.sibuknya cuma numpukin harta untuk dirinya sendiri.org2 bermental kek gitu ngapain dipeli...
Itu panitia, lokasinya pasti ga di susuri dulu,apakah membahayakan atau tidak. Kejadian spt ini akan terus terulang kalau tidak di awasi kegiatannya.
Kecewa zona nyamanya sdh ga ada lagi, makanya koar2 mewek dizholimi mulu. Giliran dpt gajih dari negara thogut ehh pada mingkem. Mestinya konsisten dong jangan terima gajih dari negara thogut.
Gila biaya sewa lapak segitu. Ohh iya reman juga kudu setoran ke pengayom reman di gotham city.pantesan mahal.
Jepang itu build qualitynya sdh tdk diragukan, Lah kalau punya menlen.murah sih tp murahan. pas nego klaim murah pas ekse ehh malah dpt biaya tambahan. :lehuga
Mana neeh hasil percakapan chat mesranya. Jd penasaran isinya kek gmn. Apakah Spt chat habibanana."pisang tegang keras betul." :lehuga
mantan komisaris Garuda, Peter F. Gontha. Sakit hati, sdh ga jabat lagi. Ga cuan ga bisa foya-foya lagi. :lehuga
Tinggal klaim rugi, urusan beres, ntar ngajuin lagi modal usaha, spt itu terus menerus. Mo jadi perusahaan kelas dunia. Ya ngimpi. :lehuga