ga mau ngaku kena Covid19, supaya tidak mempermalukan so mad. Padahal orangnya ga tau malu, buat apa ya ga mau ngaku.
karena ada sebagian orang2 itu yang merasa, yang tidak seagama itu bukan manusia, tapi tingkatnya lebih rendah. Orang2 itu ga pernah jalan2 ke luar negeri di tempat banyak mayoritas Shinto misalnya.
kalau masih nolak Teori Evolusi artinya masih kena racun. Banyak2 baca jurnal sains yang peer-reviewed. Cari tau juga apa beda hipotesis, teori sains, dan hukum sains. Cari tau juga kaitan antara ketiganya. Penting banget yang peer-review sehingga yang kita baca bukan dari scientist yang menulis ...
tapi kalau sampai sekarang masih menolak teori evolusi, artinya kamu masih kena racun. Buka mata buka telinga, baca jurnal sains yang peer-reviewed. Bukan jurnal sains abal2, tapi yang sudah peer-review.
tapi sudah banyak anak sekolah yang kena racun, dan karena sudah masuk subconscious mind sejak kecil, jadinya ga tau kalau Teori Evolusi itu nyata. Gurunya juga ga bisa memnedakan teori sains dengan hipotesis. Bahkan hipotesis saja ga tau. Apalagi hukum sains, itu bukan tingkatan tertinggi. Banya...
Tapi tulisan yang ditulis sudah meracuni anak2 sekolah di Turki dan juga di Indonesia. Sudah masuk subconscious mind kalau Teori Evolusi itu nyata. Dan akhirnya jadi ga tau, kalau teori sains adalah yang sudah terbukti berkali2. Beda dengan hipotesis yang masih berupa dugaan, dan Orang Indonesia b
Buruan serbu disway.id penuhi komentar di sana. Dahlan Iskan selalu sibuk menulis kalau vaksinasi itu penting, supaya dia yang sangat rentan bisa segera bebas pergi tanpa kuatir kena Covid-19. Sekarang sudah kena. GWS. Semoga obat penurun imun yang dimakan rutin tiap hari untuk 'ganti hati' yang s
Kalau baru satu kali, lalu diingatkan dan tidak mengulang lagi, itu masih ga apa. Kita semua juga gitu kok dulu, diingatkan oleh orangtua, saat masih kecil pasti banyak kena marah orangtua, untuk hal yang dulunya kita anggap sepele. Yang jadi masalah, kalau sudah diingatkan masih mengulang menuli...
lebih baik lockdown. Seandainya fpi sudah dibubarkan sebelumnya, tentu akan lebih mudah. udah lupa sama yang mati karena covid? udah lupa sama yang mati dengan sebab lain, karena ga bisa ke rumah sakit yang penuh pasien covid? udah lupa sama yang ga bisa ke dokter gigi, karena dokter ga mau buka pr
jauh lebih baik keluarkan supersemar waktu 11 maret 2020, jadi sekarang bisa seperti Wuhan. Bayangkan waktu tanggal segitu, sebagian besar orang Indonesia malah menertawakan Wuhan.
Soalnya ada tawaran surga kalau berhasil membunuh. Jadi ingat di disway, blognya dahlan iskan, ada komentar pembaca yang menanyakan, mengapa orang ditawari surga tapi tetap menolak masuk surga. Eh ga ngerti ya, lihat di disway deh
Makanya dulu kalau lockdown Jakarta sekitarnya pas 11 Maret kan enak, tinggal keluarin supersemar apa susahnya. Takut sama fpi? Kalau baru bubarin fpi sekarang, lalu lockdown, ya percuma, soalnya sudah terlanjur banyak. Padamkan api itu saat apinya masih kecil. Tapi bubarin fpi tetap perlu. Meskip
Orang Papua, moyangnya, lebih dulu menginjakkan kaki di Nusantara sejak sebelum 40.000 SM, saat zaman es belum berakhir. Bersama orang Aborigin Australia, terisolasi cukup lama di Papua-Australia yang masih jadi satu daratan waktu itu. Sedangkan mayoritas Orang Indonesia yang Austronesia, baru data
bukti tata letak ruang itu sulit dibantah, jadinya terpaksa ngaku. Tapi mestinya bisa segera ubah posisi letak furnitur sebelum polisi datang. eh tapi kan di hotel ya... jadi bingung. memang lebih baik memang tidak mengakui. untuk apa mengaku, kalau malah dijadikan bulan-bulanan mediia. kemungkina
wapresnya juga? Supaya bisa menambah kepercayaan. Eh ga boleh ya soalnya sudah > 100 tahun atau berapa ya.
Iya, banyak yang ga tau kalau filistin tanah aslinya ada di Yunani. Tapi di sini banyak yang merasa tanah Kanaan adalah milik Filistin, padahal orang asli Kanaan sudah dikalahkan oleh orang Filistin.