^\nwaktu di lapangan sih, dari evaluasi program yg ane buat...\nmotor penggerak posyandu itu sendiri kan puskesmas, jadi ya dari masyarakatnya sendiri itu cenderung bersifat sebagai 'konsumen' bukan merasa jadi bagian proses itu sendiri. sehingga akhirnya direkrutlah kader2 seba...
ehehe...emang sebenernya ga butuh dana sebesar itu ya?berarti ada yg salah di efektivitasnya dong, ntah itu penyaluran atau penggunaannya (nyentil2 dikit komennya, hihii)\nklo kerja di NGO itu daftarnya gmana ya...kadang2 ane pengen ke negara2 dunia ke 3 niyh (baru sebatas pengen doang) yg lg...
\naku pernah membina satu wilayah mengembangkan intervensi gizi dan posyandu, susah juga ya menumbuhkan swadaya masy agar mau menyisihkan uangnya ketika menimbang atau periksa hamil di posyandu padahal itu uang buat dana sehat dan dana bergulir...:o :o :o\n\n^\nmasalah posyandu si...
1. lulusan FKM bekerja di sektor periklanan ... terkait dengan promosi kesehatan kan ^^\numm\nkalo dipikir ...\nSKM itu punya organisasi profesi kan? kalo googling: PERSAKMI\ndokter kan jelas, dengan IDI, belom lagi organisasi spesialis-spesialis dan sub-sub organisasi lainnya, or...
1. aku sendiri ngga pernah mikir untuk ngelarang seorang dokter atau lulusan SKM untuk bekerja di bank koq, karena itu ya mungkin kesempatan yang mereka dapatkan ...\nuniversitas memang kebanyakan hanya sekedar mencetak .. masalah pekerjaan masih dilepas, tapi apakah pekerjaan di NGO itu tida...
ada topik yang bagus ngga antara kesehatan masyarakat dan community development ...\nsesuatu yang spesifik contohnya mungkin?
weks....uda senior dong gan\nbtw gmna critanya bsa ampe aussie?\ncerita2 dong senior...\n\nmusthealty udah memberikan garis besar ceritanya ^^
maksudnya bro?kan aku tanya bro ambil jur apa?di public health di luar ada berapa jurusan atau peminatan?bro..biaya sendiri apa bea nih?jangan2 dosen lagi...kalo dosen kan mudah dpt beasiswa nya..hick..hick..\n\ndosen public health di fakultas kedokteran :p\njurusan ya international h...
kalau begitu kenapa ngga mendidik bangsa Indonesia agar juga bisa bersikap kritis terhadap pengobatan\nmisal kalo ke pengobatan tradisional, tanya sama orangnya, kalo penyakit ini disembuhkan dengan cara mereka, berapa persen yang sembuh ^^
menurut pendapatku, kedokteran itu bukan yang mendewakan obat medis\nhanya saja dokter butuh bukti, bukan janji\nbukti bahwa suatu pengobatan bener-bener menyembuhkan\n\ndan bukti ini juga harus dikaji, bukan sekedar bukti-bukti testimoni yang rentan akan bias dan efek plasebo ...
banyak obat-obatan yang digunakan dalam kedokteran berasal dari alam koq\nkayak aspirin, vincristin, vinblastin, penicillin, statin, kina, artemisinin dst dst\n\nartemisinin misalnya, penggunaannya berdasarkan dari penelitian lebih lanjut dari pengobatan tradisional china
1. sepertinya idealnya ada suatu sistem pembiayaan kesehatan di mana yang mampu bisa mensubsidi silang biaya kesehatan yang kurang mampu\nitu idealnya ...\n\n2. hmm, jadi kita punya pilihan\na. kemoterapi dengan biaya 70 juta dengan probabilitas kesembuhan <30%\nb. pengobat...
1. apa dokter di luar negeri pake keladi tikus?\n2. kira2 kalo dokter di indonesia pake keladi tikus, atau jadikan aja sebagian besar dokter indonesia menggunakan pengobatan alternatif/ herbal, maka apakah semakin banyak pasien berduit yang berobat ke dokter indonesia?
hi\nbongkar2 kaskus nyari thread tentang kendo ... nemunya ini\n\nsaat ini lagi ikutan klub kendo universitas di Australia sini udah setahun hampir, sebentar lagi grading bakalan 6th kyu (paling rendah, huhu)\n\nsayangnya, ini juga udah tahun terakhir dan bakalan balik ke Indo...