Kalau streamingan sih biasanya memang turun naik grafiknya. Dicoba aja dipake buat download multiple concurrent/paralel, biasanya grafiknya bisa lebih rata.
Hampir semua ISP ada persyaratan kontraknya dan mungkin juga ada penalti apabila melanggar kontrak secara sepihak. Baik itu secara eksplisit tertulis dalam ToS/AuP di websitenya, ataupun ketentuan yang tertulis pada form berlangganan, yang biasanya diberikan saat proses instalasi. Jadi ya memang ...
cahtegalbaen Pada umumnya menggunakan NAT. Entah itu single NAT atau double NAT. Contoh single NAT: ONT nya dapat ip publik dari bras/gateway Indihome, dan perangkat playstationnya dapat ip private dari dhcp di ONT nya. Dari ip private ke ip publik ke dan dari arah internet memerlukan mekanisme N...
luxm4n Ya seharusnya untuk paket gamer dapat ip public dynamic. Tapi memang untuk lebih pastinya ditanyakan di plasa telkom setempat. Kalau memang dijawab pasti dapat ip public dan tiba-tiba dapat ip private di suatu waktu ya tinggal dikomplain saja.
Pernyataan CSM nya agak rancu juga, terutama untuk yang ini: Keunggulan IP Public terletak pada kecepatannya karena tanpa harus melalui mekanisme Network Address Translation (NAT). Apabila diterjemahkan artinya, maka khusus paket game ini mulai dari modem sampai ke perangkat penggunanya, masing-m...
Ya jangan cek ip dari speedtest atau dari situs umum apapun yang ada di internet (misal whatismyipaddress.com, ipinfo.io, etc). Karena ini hanya valid apabila session pppoenya memang dapat ip publik. Kalau mau tau dapat ip public atau ip privatebisa langsung cek dari ONT aja. Atau bisa dari comman
Pengalaman saya pake platform AMD (baru sekali ini), lebih baik pake 2 keping ram ketimbang 4 keping ram untuk mendapat total kapasitas yang sama. Sebelumnya pake Intel ram campur-campur merek dan slot keisi semua hajar aja gak pernah ada masalah. Buat sekarang ini kapasitas RAM 8 GB itu udah minim
cakfader Nah itu, kalau indihomenya baik-baik saja, saya rasa nggak perlu sampai pindah. Apalagi ditempatnya cuman tercover indihome dan biznet saja. Soal modem bisa di bridge apa nggaknya hanya worth it apabila ispnya masih ngasih ip publik. Paling tidaknya bisa mengatasi masalah soal double nat y
cakfader Biznet ini tidak bisa untuk coba-coba. Termasuk juga ISP lainnya yang menggunakan sistem kontrak. Untuk Biznet, kalau ambil opsi ewa modem akan terikat kontrak 24 bulan. Sedangkan kalau ambil opsi beli modem, memang nggak terikat kontrak. Tapi kalau mesti beli modem dan kemudian hanya paka
Kalau yang dimaksud adalah ip camera, untuk koneksi secara wireless bisa menggunakan wifi outdoor point to point (cpe). Perangkat yang dibutuhkan adalah sepasang cpe. Dari ip camera masuk ke CPE 1, dari CPE 1 ke CPE 2 terhubung secara wireless. Dari CPE 2 bisa langsung ke pc atau ke nvr, atau bis...
Lebih baik coba cari-cari info melalui sales di daerahnya. Barangkali aja bisa dapat promo yang lebih menarik. Entah itu 6+6 atau barangkali aja dapat diskon beli modem seharga 300 rb. Udah makin jarang soalnya yang ngasih diskon combo 6+6 + diskon modem sampe 50% atau bahkan sampe 33% harga norm...
knud kalo bisa dapat isp speed 30 mbps per bulan 150rb an si worth it ambil 2 provider di load balance Nah sekarang ada nggak isp yang bisa kasih harga segitu untuk 30 Mbps. ISP yang saya sebut sebelumnya harganya rata-rata di kisaran ± 250-an. Tapi entah dengan fm (yang katanya bisa ditawar)....
Di router saya kalau automatic (dari path mtu discovery), MTU nya 1480 dan MRU nya 1492. Soal MTU ini memang bisa berpengaruh terhadap througput. Ini ada hubungannya dengan soal packet overhead. Kalau mau di tuning supaya optimal bisa dicoba-coba sendiri untuk setting nilai mtu supaya dapat nilai...
Rasanya seperti ngimpi kalau ada internet residensial fixed line ataupun yang mobile kasih up to 1 Gbps dan bener-bener unlimited. Ga usah up to 1 Gbps, up to 100 Mbps aja kalau beneran unlimited bisa diutilisasi sampai 60 TB kalau emang ga dimasalahin sama ispnya. Tapi saya yakin pada akhirnya ent
Kalau buat dipake sendirian atau kebutuhannya 30 Mbps kebawah. Ada beberapa alternatif seperti iconnet, xl home (yang via fiberstar) atau kalau yang dijakarta mungkin ada fm dan isat hifi juga. Kalau biznet ini yang 30 Mbps nya kan restriktif soal daerah pemasangan.
Tumbenan ada gangguan yang dampaknya luas dan waktunya cukup lama, tapi nggak ada notifikasinya. Sebagian rute ke arah ix dialhkan lewat indosat sekarang.
Untuk publik ip statis telkom alternatifnya mungkin cloud vps dari telkom hosting/telkom sigma. Seingat saya bundlingan cloud storage di paketan lama indihome adalah salah satu produknya telkom sigma.
Gangguan IX parsial ya ini. Tadi jam 9-an yang sg juga sempet lemot tapi sekarang udah normal, tinggal ke arah us atau eu yang masih belom normal.
Saya pake GCP free tier, udah dua tahunan. Karena saya ambil tambahan 1external ipv4 publik, per bulan kena tagihan antara 60 - 80 perak. Tapi ini masih tetap gratis sih karena masih ada outstanding balance dari free creditnya, hasil dari penyesuaian billing. Masih ada sekitar 100 rb an. Lumayan