Politikus yang bahkan sulit menepati janji2 kampanyenya sendiri, kembali membuat janji2 baru yang lebih kontradiksi dengan janji kampanye sebelumnya yg anti asing, anti reklamasi, pribumi jadi tuan rumah di negri sendiri, bla..bla..bla.. , apakah itu hanya slogan kosong belaka ?
Ternyata banyak pengusaha super kayaaahhh yang uangnya hasil dari penggelapan atau korupsi, kitak2 akan memantau terus apa yg dilakukan aparat dalam menangaini hal ini.
Janji manisnya ketinggian, ngurus reklamasi dan tanah abang aja belum jelas juntrungannya, sudah mau investasi asing 1000 triliun ?? Warga jkt mau dicekoki dengan pil mimpi, lumayan efek plasebonya tahan 5 tahun.
Tadinya gw kira anus ini paling tahan setahun melayani warga di balaikota, tak disangka satu bulanpun dia sudah nyerah dan melemparkan tanggung jawab ke kecamatan.
Gabener banyak cingcong, suka bikin statement yang ga ada hubungan dengan tugasnya. Kapan mulai kerjanya nih orang, sudah satu bulan lebih belum ada hasil apa2.
Standardnya anus memang masih dibawah ahok, mau ngomong apalagi. Lihat saja statement2 duo lawak itu selama beberapa minggu ini, apa yg bisa diharapkan ???
Bukan masalah boleh atau tidak boleh makan babi, tapi fanatismenya lah yang buat orang jadi bodoh. Dimana2 orang kalau fanatik pasti bodoh. Orang bule sebenarnya ga pinter2 amat, tapi karena mereka terbuka dalam segala hal dan tidak fanatik, maka mereka menjadi ras paling unggul di dunia. Untuk ras
Jiaaah ...itu sih sama saja dengan konsep dari gubernur sebelumnya, cuma diganti nama dari normalisasi jadi naturalisasi. Masyarakat tidak perlu banyak konsep dan retorika macam2, yg penting sugai tidak banjir dan bersih.
Pak gabener kocak harusnya ikut stand up comedy pasti banyak yg ketawa, mengaku sekarang dipuji habis2an, padahal warga dki tahu kalo pak gabener di wo habis2an.
Wah gabener kitak2 ini suka memuji diri sendiri dan berfantasi, itu sama saja baik, dosa lho pak gabener. Mungkin yang lebih tepat, dulu warga pujapuji krn dibohongi pakai janji2 sekarang dikritik habis2an krn gagal memenuhi janji2na.
yah tapi jangan dibilang hiburan gratis dunk. tapi pelawak dibayar pake gaji gubernur.:D Yah kalau masalah itu sih, tanggung jawab dia kepada alam semesta, apakah yang dia terima sesuai dengan capabilitasnya. Yang penting rakyat jkt58 sudah berhasil mendapatkan gubernur idaman eh maksudnya seima
loe gak nyesel doi dibayar gede pake gaji pejabat. trus punya wewenang make duit rakyat yang notabene hasil keringat elo dipake suka-suka ma dia, dan hasilnya cuma lawak doang ? Yaelah elo gan, jangan dianggap terlalu serius. Hasil pilihan jkt58 ya sukanya sama yang kocak2 kayak gabener kitak2 i
Horee.... asyik selama 5 tahun kitak2 akan selalu dapat hiburan gratis dari gabener kitak2 ini. Buat yg suka acara stand up comedy, dijamin kalah kocak dgn statement2 dari gabener kitak2 ini.
Ada gabener yang terpilih karena mengeksploitasi kebodohan, kemiskinan dan kefanatikan masyarakat, pasti sangat nyesek rasanya sakit hati sampai berminggu2 melihat gabenernya dizolimin, eh maksudnya di WO in oleh kaum intelek berbakat. Lha di alam semesta ini kan selalu diatur oleh hukum kesetimb...
Jadi gimana nih keputusannya masalah pkl, preman dan pejalan kaki tanah abang ?? Masalah yang simpel pada pemerintahan sebelumnya, sekarang malah jadi polemik. Tinggal teruskan saja kebijakan sebelumnya, sambil disempurnakan pelan2. Memang kalau gengsi sudah berbicara maka hilang akal sehat.
Duo gabener ini berkali2 mengatakan pembangunan sebagai biang utama kemacetan, baru kali ini ada pejabat pemerintah yang sebegitu takutnya menyebut pkl sebagai penyebab kemacetan, sampai2 menyalahkan pembangunan. Apakah takut di demo ???
Rupanya sang 'kepala negara' diam2 ada dendam dengan para atlet, apa hubungannya coba masalah trotoar tiba2 atlit disuruh atraksi di sana ???