Sebaliknya tampak olehku Ed mulai kesulitan walaupun ia mempunyai pedang Rebellion pembasmi ilbis. Ed mencoba mengincar kepalaku disetiap serangannya.
Dengan 2 pedang ditanganku,aku tak merasakan kesulitan menerima serangan dari Ed. Sebaliknya tampak olehku Ed mulai kesulitan walaupun ia mempunyai pedang Rebellion pembasmi ilbis.
TRANGG.....TRANGG....TRANGG... JRASSS....SYATTT.... Dengan 2 pedang ditanganku,aku tak merasakan kesulitan menerima serangan dari Ed.
sudah tertutupi dengan aura hitam dan putih yang berserakan,. TRANGG.....TRANGG....TRANGG... JRASSS....SYATTT....
Tak tampak lagi percikan api ketika pedang kami bertemu karena sudah tertutupi dengan aura hitam dan putih yang berserakan,.
kami berdua lompat menerjang dengan senjata masing-masing ditangan. Dengan Rebellion pembasmi iblis di tangan Ed dan
Hening sesaat..... Tapi sepersekian detik kemudian kami berdua lompat menerjang dengan senjata masing-masing ditangan.
Tampak jelas tekanan dari kemampuan kami yang menimbulkan tabrakan aura hitam dan putih yang membuat suasana
begitu pula dengan Ed yang mana seringai kejam diwajahnya juga tak kunjung hilang. SWUSSSSHHHHH.........
mencoba berkonstrasi penuh dan sebisa mungkin menutup celah. begitu pula dengan Ed yang mana seringai kejam diwajahnya juga tak kunjung hilang.
Kali ini dalam keadaan penuh luka dan sedang dipuncak kekuatan,aku mencoba berkonstrasi penuh dan sebisa mungkin menutup celah.