tetapi tekanan pedang Non Levi terlalu kuat dan terlalu cepat untuk ditangkis secara keseluruhan sehingga sedikit demi sedikit Non Levi berhasil menciderai tubuhku dengan ujung pedang rapiernya
aku mencoba menangkis semua serangannya dengan pedang katanaku....... tetapi tekanan pedang Non Levi terlalu kuat dan terlalu cepat untuk ditangkis secara keseluruhan
........dan mengayunkan pedang layaknya zoro secara bertubi-tubi kearahku aku mencoba menangkis semua serangannya dengan pedang katanaku.......
ia melesat ke arahku dengan kecepatan tinggi........ ........dan mengayunkan pedang layaknya zoro secara bertubi-tubi kearahku
dengan geram Non Levi melihat kearahku dan melancarkan serang balik yang sepertinya adalah tekhnik khusus miliknya ia melesat ke arahku dengan kecepatan tinggi........
seketika itu pula Non Levi bergerak mundur untuk mengurangi efek dari tendanganku dengan geram Non Levi melihat kearahku dan melancarkan serang balik yang sepertinya adalah tekhnik khusus miliknya
karena lengan kiri Non levi terluka akibat sabetan pedangku sebelumnya seketika itu pula Non Levi bergerak mundur untuk mengurangi efek dari tendanganku
tapi pertahanan tersebut lemah sekali karena lengan kiri Non levi terluka akibat sabetan pedangku sebelumnya
dan ia pun mencoba menahan tendanganku menggunakan tangan kirinya tapi pertahanan tersebut lemah sekali
pada saat senjata kami beradu,dengan sigap aku melancarkan tendangan ke arah perut bagian kiri Non Levi dan ia pun mencoba menahan tendanganku menggunakan tangan kirinya
karena tubuhku memiliki kemampuan beradaptasi terhadap lawan yang sangat kuat pada saat senjata kami beradu,dengan sigap aku melancarkan tendangan ke arah perut bagian kiri Non Levi
aku mulai terbiasa mengikuti kecepatan tinggi yang dimiliki Non Levi karena tubuhku memiliki kemampuan beradaptasi terhadap lawan yang sangat kuat
TRANNNGGG.........kedua senjata tajam yang kami miliki beradu dan menimbulkan percikan api aku mulai terbiasa mengikuti kecepatan tinggi yang dimiliki Non Levi
saking cepatnya sehingga mata manusia normal tidak bisa melihatnya TRANNNGGG.........kedua senjata tajam yang kami miliki beradu dan menimbulkan percikan api
dan seketika kami berdua melaju dengan sangat cepat saking cepatnya sehingga mata manusia normal tidak bisa melihatnya
membunuh atau dibunuh,hanya itulah pilihan yang ada diruangan remang-remang ini dan seketika kami berdua melaju dengan sangat cepat
karena ingin saling membunuh membunuh atau dibunuh,hanya itulah pilihan yang ada diruangan remang-remang ini
sejenak terasa hening karena atmosfer pertarungan yang terasa menegangkan kami saling beradu pandang dengan tatapan tajam
dan tampaknya Non Levi juga sudah bersiap sejenak terasa hening karena atmosfer pertarungan yang terasa menegangkan