"saya tahu apa yang engkau pikirkan gopek... kau memikirkan betapa lemahnya dirimu bukan?" "memang... dirimu yang sekarang tidak akan bisa melawan Ed... aku tahu karena dulu,hanya aku yang bisa sedikit mengimbangi Ed dalam pertarungan"
tiba-tiba aku tersadar dari lamunanku karena mendengar udineses berbicara "saya tahu apa yang engkau pikirkan gopek... kau memikirkan betapa lemahnya dirimu bukan?"
ini tidak cukup untuk melawan bos mereka... Ed. tiba-tiba aku tersadar dari lamunanku karena mendengar udineses berbicara
tetapi kalau melawan Non Levi saja aku sudah babak belur seperti ini? ini tidak cukup untuk melawan bos mereka... Ed.
aku masih lemah... memang aku mempunyai kemampuan khusus untuk selalu beradaptasi terhadap musuh yang lebih kuat... tetapi kalau melawan Non Levi saja aku sudah babak belur seperti ini?
apa aku memang selemah itu? kukira kemampuanku sudah cukup untuk hal-hal seperti ini... tetapi......... aku masih lemah... memang aku mempunyai kemampuan khusus untuk selalu beradaptasi terhadap musuh yang lebih kuat...
aku terdiam sejenak..... apa aku memang selemah itu? kukira kemampuanku sudah cukup untuk hal-hal seperti ini... tetapi.........
"wow... what??? 3 hari yang lalu??? jadi aku sudah terbaring disini selama 3 hari??" kataku "benar sekali... dan selama 3 hari Alfonso lah yang merawatmu gopek"
"saat ini anda berada di bar yang saya kelola setelah anda tiba disini dan tak sadarkan diri 3 hari yang lalu" "wow... what??? 3 hari yang lalu??? jadi aku sudah terbaring disini selama 3 hari??" kataku
"maafkan kelancangan saya the chosen one,saya Udineses pemilik bar ini dan sekaligus penguasa pinggiran kota kaskus bagian selatan" "saat ini anda berada di bar yang saya kelola setelah anda tiba disini dan tak sadarkan diri 3 hari yang lalu"
tiba-tiba pria besar itu mendekatiku dan suaranya tak kalah berat dari Alfonso "maafkan kelancangan saya the chosen one,saya Udineses pemilik bar ini dan sekaligus penguasa pinggiran kota kaskus bagian selatan"
"sudah kuduga,aku berada di lantai 2 bar... dan siapa orang dibelakangmu Alfonso?" akupun melanjutkan tiba-tiba pria besar itu mendekatiku dan suaranya tak kalah berat dari Alfonso
"lumayan" kataku sambil mengepalkan tangan kiriku yang diperban "sudah kuduga,aku berada di lantai 2 bar... dan siapa orang dibelakangmu Alfonso?" akupun melanjutkan
"bagaimana pek? sudah baikan?" suara Alfonso yang berat memenuhi ruangan "lumayan" kataku sambil mengepalkan tangan kiriku yang diperban
ternyata Alfonso.. tetapi dibelakangnya berdiri orang yang tak kukenal "bagaimana pek? sudah baikan?" suara Alfonso yang berat memenuhi ruangan
Ku kan berpura pura bahwasannya trit itu cuma fiksi :doctor: Tomat memang enak dimakan sama sayur kol aku away dulu tapi bang :) mau kejang post :) daa bang :beer:
dan pintu kamarpun terbuka.... ternyata Alfonso.. tetapi dibelakangnya berdiri orang yang tak kukenal
tetapi pedangku tidak ada didalam kamar ini,begitu juga pedang masamune ku dan pintu kamarpun terbuka....
Kau suka mengganti ginjalmu sama bata aduns :( Lapan :Peace: apa? :mad tidak mungkin babang :mad aku kan sukanya tomato saja :mad lebih enak dan sehat :cih