Gw sih masa bodoh lah... Milyaran uang yg gw punya, selama ini gw taruh dipikiran, gak di bank. Aman. :travel
aljibo tak setuju juga sebenernya sih. secara teori demokrasi kita dah selangkah lebih maju dari model demokrasi sebelumnya, tapi pada prakteknya money politik merusak segalanya... diantara dua ketololan itu, ku cenderung tolol bersama PKS kali ini.
Pemilihan kembali kek dulu, ada bagusnya juga. Klopun mo rusak demokrasinya, rusaknya sekolam ajah. Cukup di gedung DPRD. Gak nyampai rakyat ikut2an rusak, gak ada perpecahan tak berkesudahan imbas pilkada. Toh juga dipilih rakyat ama DPRD gak ada bedanya. Kebanyakan gitu. Wong demokrasi langsung...
Anak BP klo kemakan gosip murahan gini, sangat membagongkan. Baru kenal dunia maya keknya. Tuolollll sekali.. :hammer
Njirrr.. tinggal googling ajah Mulyono. Atau cari di pesbuk Mulyono Darmowongso. Knapa gak nanya ke pakar telenovela ma ahli digital porensik nya dulu sebelum sebar berita gak mutu? :matabelo
“Ya mereka-mereka ini penuduh ijazah palsu dan pemakzulan. Karena dasar-dasarnya nggak ada sama sekali. Semua zonk, semua nol, kalau kita telaah hukum nggak ada,” ucap Silfester Matutina. Mereka2 yg tersinggung, bodoh gw bilang klo mereka koar2.. :matabelo
Sebagai negara agraris, harga gabah dan beras tinggi, artinya bahwa petani ikut mengenyam kesejahteraan. Dengan catatan, harga tinggi tidak hanya di hilir saja, tapi di hulu, harga dari petanipun tinggi.
"Apakah ijazah mr X palsu?". Ini adalah ucapan mempertanyakan. Sampai pengadilan akhirat gak ada satupun pasal yg bisa menjerat itu sebagai tindak pidana. "Ijazah mr X palsu". Dan ini bukan pertanyaan. Jika mr X ijazahnya tidak palsu, maka itu bisa dijerat dengan pasal pidana ...
Terbukti syah cukup surat nikah, pengakuan institusi yg mengeluarkan surat nikah dan saksi2 atau harus pakai digital forensik internasional gan? :matabelo
Bold juga smk sebagai cita2 nasional. Yg namanya cita2, kesampaian sukur, gak kesampaian jg gak masalah. :travel
Pertanyaannya, apakah PN bisa menganulir keabsahan ijazah dari sebuah institusi akademik? Dari pertanyaan ini kita bisa membaca ujung polemik ijazah ini. :travel
Rumah sakit atau rumah sehat, masih ok lah gan. Yang sampai hari ini aku masih gagal paham, RUMAH TANGGA gan. Maksud TANGGA disitu jujur gw bingung. :matabelo
Mungkin lebih baik, 15% itu adalah harga kenaikan tertinggi sajah, selanjutnya serahkan mekanisme nya kepada pasar. Satu2 harga yang paling adil bagi produsen dan konsumen adalah harga pasar, sesuai hukum ekonomi. :ngacir2
Sebenenernya gak setuju sih cara2 gitu. Gak bener menurut gw. Tapi klo sukses, ya ngga apa juga sih. Berhasil atau gak berhasil, nothing to loose. Sama2 bagus. :travel