Ada aturan, ada prosedur, juga ada etika. Yg satu gak lewat prosedur mungkin, direspon oleh satunya mungkin kurang etis. Trus kudu prege jal son ?
Itu bukan "tuntutan", tapi pilihan. Dan dia memilih seperti itu. BTW, masih mending dibanding karena tuntutan kebutuhan hidup terpaksa jual diri, 3 hari gak makan trus terpaksa mencuri. Semoga Tuhan membaca curhatan wanita itu, meskipun aku gak yakin Tuhan punya akun medsos. :hammer
Tanya PNS angkatan tua, yg dulu pernah di litsus di kementrian sospol ditingkat pusat atau kantor sospol ditingkat daerah pas tahap seleksi wawancara saat masuk PNS, pasti tau jawabannya. Dulu malah ada pertanyaan pilih Golkar, PDI atau P3. Klo jawabannya bukan Golkar, dijamin gak lolos. Dan terkai
Wkwkw.. wajar ajah Ganjar gak disuka. Soalnya gw juga demen klo atasan2 gw d kantor dipegang orang2 dungu.
Dulu, ada banyak pegawai kontrak ditempat gw kerja yg gak lolos pas ikut seleksi cpns khusus tenaga kontrak. Yg lolos dan gak lolos, tetep aja jadi pegawai dan gak begitu aja diberhentikan. Cuman statusnya ajah yg beda. Yg lolos statusnya pns, yg gak lolos tetep non pns.
firewallshop kalah start gan.. klo urusan ginian, keknya orang barat selalu lebih maju dari negara2 mayoritas muslim. Mereka tak dibatasi norma2 agama, negara2 muslim masih meributkan halal haram. Mereka bisa jual apa ajah asal bernilai ekonomis, kita dibatasi aturan2 agama. Perbankan, jual beli,...
perang total dengan menyerang Israel dari berbagai penjuru tidak saja oleh Hamas dari daerah Palestina tapi juga oleh Turki, Mesir dan Saudi serta Iran dengan meluncurkan peluru-peluru kendali jarak menengah dan jarak jauh dari negara mereka masing-masing. Lah, emangnya dia siapa nyuruh2 negara
balonkempes idealnya gitu.. pemerintah harus tegas biar bisa seperti negara2 yg agan sebut itu. Dan harusnya juga warga harus tertib agar bisa seperti negara2 itu. Tapi, inilah indonesia. Warganya banyak yg gak tertib, dialusin gak mempan, dikerasin ngamuk. Pada akhirnya negara yg harus mengalah,...
Mungkin masalahnya bukan berani atau tidak berani. Kalau cuman satu dua, pemerintah mungkin bisa bersikap tegas. Tapi kalau yg melanggar sudah model berjamaan hampir 50:50, maka pemerintah lebih cenderung melakukan "pembiaran" demi menjaga kondusifitas masyarakat. Ya macam kejadian peny...
Pada umumnya, bahkan meskipun kans menang seandainya menempuh perlawanan lewat jalur peradilanpun, kebanyakan pegawai tidak akan menempuh jalur itu. Akan lebih cenderung menggunakan jalur konsultasi dan negoisasi. Kalah menang, akibatnya gak menguntungkan buat pegawai itu sendiri. Minimal dalam j...