manusia2 itu awalnya baik sepenuhnya, tapi setelah memeluk agama yang itu, jadi kacau dan barbar dan dengan segala cara melakukan pembenaran atas perilaku dan ajaran buruknya
harusnya emaknya felicia itu bersyukur, justru bagus putus dari kaesang, setidaknya anaknya terselamatkan ga jadi mualaf
jadi ramai karena bahasamu mr. presiden, kayak preman petamburan ingat anda itu presiden, educated person dan negarawan bukan bocil2 gang semut
bukan soal halal atau haram ? tanya donk ke politisi dan ormas agamis tempo hari, mereka ngomong apa ?
dwiatmaja jangan salah brur, si bambang orangnya diam, justru yang begini lebih bahaya dan powerful daripada yang satunya lagi gw ga bela atau ngefans dia lho, tapi ini penilaian semata saja, mudah2an gw salah
tidak bosan2nya mereka merendahkan dan mempermalukan diri dan agamanya dengan perilaku yang konyol ya memang sudah ajarannya begitu ya mau bagaimana lagi
sekelas presiden bahasanya kayak preman petamburan, koq bisa begitu ya ? adapa nih dengan presiden indonesia ? mencintai sesuatu bukan berarti harus membenci yang lain, kalau pakai bahasa " mengurangi penggunaan produk2 asing " masih lebih intelek bahasanya dan bisa diimplementasikan se
lah urusan partai lu ya urusan lu sendiri, napa pemerintah mau diobok2 juga ? apa kader demokrat begitu semua ya ? usia tua mental anak2