Dalam pidato Wisuda ke-135 UIN Jakarta, Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepuddin Jahar, M.A., Ph.D, mengingatkan bahwa orang cerdas bukan hanya soal intelektual, tetapi juga tentang kebijaksanaan, kebermanfaatan, dan akhlak yang baik. 1. Orang cerdas adalah mereka yang berpikir kritis, mampu ...
Dunia sering membuat kita lupa. Bahwa di muka bumi ini, tidak ada yang pantas dicari atau dihindari mati-matian. Apalagi soal pangkat, jabatan, status atau harta tidak usah dikejar mati-matian. Hingga berangkat gelap pulang gelap. Rileks saja, karena semua dan apapun sudah kehendak-Nya. Jangan pe...
Survei terbaru, para pekerja muda (Gen Z dan milenial) saat ditanya. Bila punya DPLK dan masuk usia pensiun, mana yang lebih suka manfaat pensiun nantinya dibayarkan secara bulanan atau sekaligus? Hasil penelitian terbaru Syarifudin Yunus, edukator dana pensiun DPLK Sinarmas Asset management da...
Ada benarnya anekdot yang menyebut, "jangan terlalu bersinar, nanti kamu mengganggu orang yang nyaman dalam gelap". Realitas itu bisa terjadi di mana saja, utamanya di dunia kerja di kantor kita. Tidak semua tempat kerja itu sehat. Selalu ada political office, ada toxic people, bah...
Efektif 3 Agustus 2025, Kebun Baca TBM Lentera Pustaka resmi menggunakan penerangan dan listrik dengan sistem pembangki listrik tenaga surya (PLTS) berkekuatan 1.000 watt. Selain lampu kebun baca dan panggung baca, energi listrik tenaga surya diterapkan di pendopo, surau, dann toilet. Bekerja sam...
Salah satu dampak yang sulit dikendalikan dari kemajuan teknologi, termasuk di era artificial intelligence (AI) adalah cenderung membuat masyaraakt malas berpikir, malas belajar lagi. Akibatnya, cenderung enggan mencari solusi dari masalah, terlalu pasrah, dan lebih suka menerima informasi mentah...
Bila Sudah Punya DPLK, Apa Masih Dapat Uang Pesangon dari Perusahaan? Ada pertanyaan dari seorang pekerja di akun tiktok “Guru Pensiunan”, bunyinya begini. “Kalo DPLK didaftarkan melalui perusahaan, apakah nanti saat pensiun kita dapat dana dari DPLK saja atau juga dapat dana pensiun dari p...
Faktanya, tidak sedikit orang takut nggak paham saat membaca. Takut dibilang “kutu buku”. Bahkan takut gagal di masa depan akibat terlalu banyak membaca. Begitu pula menulis, banyak yang takut jelek, takut nggak ada yang baca. Jadi jelas, membaca memang butuh keberanian, perlu sikap nggak ped...
Faktanya, 80% peserta DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) saat ini merupakan karyawan yang diikutsertakan pemeberi kerja atau perusahaan. Artinya, program DPLK yang diikuti atas inisiatif dan keputusan pemberi kerja. Dengan demikian, iuran DPLK sudah pasti berasal dari pemberi kerja dan atau kar...
Peran Strategis Edukasi Dana Pensiun Hasil SNLIK tahun 2025 khusus dana pensiun yang diterbitkan OJK dan BPS, menunjukkan industri dana pensiun punya "pekerjaan rumah" yang sangat besar untuk melakukan edukasi dan kampanye akan pentingnya dana pensiun ke masyarakat. Edukasi tidak boleh ...
Ada dugaan, gaya hidup seseorang memengaruhi minat dan kepesertaan di dana pensiun? Apa iya begitu? Sederhananya, bisa iya bisa tidaklah yauw. Mari kita bahas di sini. Kita sepakat, gaya hidup itu cara seseorang atau sekelompok orang menjalani kehidupan, termasuk kebiasaan, perilaku, aktivitas...
Saat berada di TBM Lentera Pustaka, seorang anak muda yang sedang berkunjung bertanya. Apa sebenarnya tujuan anak-anak ini diajak membaca secara bersama-sama begini Pak? Sebuah pertanyaan sederhana yang sulit untuk menjawabnya. Apa ya tujuannya membaca? Saya hanya memberi sedikit ilustrasi. Ba...
Membaca tidak penting tapi silakan baca dulu sebelum bilang begitu. Kalimat itu memang kontradiktif. Sama persis dengan mengatakan “Sekolah tidak penting, tapi harus sekolah dulu untuk bisa mengatakan itu.” Itulah bahan perenungan bersama. Untuk mengingatkan bahwa sebelum ber-argimen yang neg...
Industri dana pensiun perlu hati-hati. Ketika beban manfaat pensiun tumbuh lebih cepat dibandingkan pertumbuhan iuran peserta. Saat membayar manfaat pensiun ke pensiunan nilainya lebihh besar dari iuran yang diterima. Maka akan terjadi ketimpangan arus kas. Jika iuran peserta tidak bertambah secara
Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan literasi keuangan sektor dana pensiun memang meningkat dari 27,55% menjadi 27,79%. Namun, indeks inklusi dana pensiun justru turun dari 5,62% menjadi 5,37%. Kenapa begitu? Karena peserta dana pensiun yang mengambil manfaat
Bertajuk “Electical Fun Charity – ELEFUNCH”, Hima Teknik Elektro Universitas Gunadarma (UG) melakukan aksi kepedulian sosial dengan melakukan pemasangan (PLTS) Pembangkit Listrik Tenaga Surya di TBM Lentera Pustaka (26-27 Juli 2025). Dihadiri 67 anak pembaca aktif, 14 wali baca + relawan TB...
Apa ada orang yang menjabat top manajemen di suatu perusahaan tanpa latar belakang pendidikan? Jadi pejabat tanpa pelatihan atau keterampilan yang mumpuni? Pertanyaan itu hanya ibarat akan pentingnya peran edukasi di dana pensiun? Coba dilihat deh, industri yang maju dan digemari masyarakat ra...
Sesuai dengan Surat Tanda Terdaftar Lembaga Sertifikasi Profesi Sektor Jasa Keuangan No: STTD.LSP-03/MS.1/2025 tertanggal 23 Juli 2025, OJK memberikan status terdaftar kepada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Dana Pensiun sebagai lisensi LSP Dana Pensiun sesuai dengan Keputuasn Ketua BNSP No: KEP...
Di zaman begini, tidak banyak orang yang berani. Berani mengambil risiko, berani keluar dari zona nyaman, bahkan berani mengambil keputusan yang tidak diduga. Berani bukan berarti tanpa khawatir. Berani, bukan tentang menghilangkan rasa takut. Melainkan soal memilih untuk tetap melangkah meski rasa
Saat ditanya ke pekerja muda di Jabodetabek, apakah Anda tahu perbedaan JHT (Jaminan Hari Tua) dari BPJS Ketenagakerjaan dengan DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan)? Ternyata jawabnya, 57% kurang tahu, 31% tahu, dan hanya 12% yang sangat tahu. Artinya adalah pekerja muda pada kelompok “kurang t...