gw ngikutin Agnez Mo ini dari zaman doi artis cilik hingga jadi tante BBC lover. Tambah tua tambah nafsuin.
Harusnya menteri dijabat orang-orang profesional yang memiliki rekam jejak puluhan tahun di bidangnya. Bukan berdasar balas budi atau kongkalingkong partai tertentu.
Emily Armstrong ??? Are you f kidding me?????!!!! Sebagai generasi yang akrab dengan band ini dari 2000an, ane merasa sangat tidak dihargai. Bukannya Emily nggak bagus. Tapi Soul dari lagu-lagu ini, sorry, nggak cocok dengan vokal cewek. Call me a misogynist. I dont f care. Ini disrespe...
kempez fakta (yang akan membuktikan siapa yang bersalah atau tidak) tidak melihat seimbang atau tidak seimbang. Apa yang menjamin yang tidak membawa senjata api/tidak memiliki sabuk hitam karate/tidak berbadan kekar tidak bersalah?
Zaman sosmed sekarang sih kita harus selalu belajar untuk melihat dari dua sisi. Problem utama dalam kasus yang diviralkan satu pihak adalah selalu ada ketidakseimbangan informasi: ada yang duluan membuat narasi, tapi latar belakang, akar masalah dan peristiwa pendahulunya kita tidak pernah tahu.
Yang masih mengalami zaman orba merasakan betapa angkernya tiga hurup yg tidak boleh disebut di depan publik tsb beserta lambangnya palu arit :takut
Bikin partai dari bawah itu berat. Paling enak cari bohir, terus akuisisi tuh partai gurem, tendang semua petingginya, ganti semua sama orangnya dia. Kalau gw jadi politisi, udah dari dulu ini dilakukan. Daripada nunggu dipinang partai lain.
Zaman sekarang banyak yang nyadar, merapat ke pemerintah incumbent = bunuh diri, jadi para orang2 munafik pelan-pelan mulai menjauh. Dan lagi cari pantat baru untuk dijilat.
Tidak ada yang tidak bisa dengan perencanaan, political support dan tim yang capable. Itu yang ane pelajari selama hidup ini.
Ini kita masyarakat terlalu sentimen sama coklat, jadi gak obyektif. Jujurlah kalau ada manusia songong geber2 knalpot brong, siapa dimari yang nggak pingin ngegamparin?