Kasus seperti ini akan selalu terjadi selama tidak ada hukuman yang sangat berat, tanpa pandang status sosial.
Koruptor: besok makan duit negara Kang palak: besok malakin rakyat Ormas: besok makan proposal Kemenkeu: besok naikin pajak Dinasti politik: besok naikin anak Buzzerp: besok jilatin majikan Ulama su'u / habib: besok makan duit jamaah Rakyat: besok makan duit bansos dan duit caleg Demokrasi tota
Ini lah sistem demokrasi berbayar, ga punya duit minggir ga usah ikut dunia politik, cukup bayar pajak dan iuran untuk kemaslahatan pejabat. :lehuga
Klan baalwi itu memang bukan turunan nabi Muhammad SAW, mereka itu penyusup mengatasnamakan turunan nabi demi keuntungan pribadi dan koloninya. Dalam agama Islam tidak ada sistem kasta, sedangkan doktrin mereka selalu minta, dimuliakan, dihormati sebagai keturunan nabi dan tidak boleh kimpoi diluar
Yang masih percaya dan fanatik sama habib Haplo grup G, adalah manusia -manusia yang cacat logika dan sangat malas membaca dan malas mencari literatur sebagai referensi berfikir. Masih terjebak dengan pemikiran kolot. Beragama itu bukan cuma fanatik, tapi harus disertai dengan logika. Habib-habib
Jasa bahlul besar untuk ormas nambang, Anjeeeng negara rusak, bangkrut oleh tingkah laku busuk pejabatnya.
Ketua Tanfidh PBNU Gus Fahrur Rozi mempertanyakan alasan Kiai Imaduddin Utsman terus berkoar-koar tentang nasab Baalawi. Dapat bayaran borongan berapa ente Gus, masih bela-belain klan nasab palsu Haplo grup G. Atau jangan-jangan punya menantu habib atau besanan sama klan baalwi. :wakaka