logikamu kebalik2....bahasa inggris ' zero' itu yg menyerap dari bahasa arab, katanya menyerap dari kata arab sifr.....kalo yg pernah gw baca dulu ( udah lama banget ), zero itu menyerap dari bahasa arab quran yaitu zarro. entah kok bisa lain ceritanya skrg :bingungs sekarang dilihat dari asal ka
Hahaha.. gak bisa bantah bahwa evolusi adalah teori khayalan..lalu menuduh ane sebagai penganut creationist, penganut agama, anti sains, LOL. Lagi lagi menunjukkan kesalahan argumen yang sangat mendasar.. cape dehh :D Sy enggak nuduh agan creationist atau anti sains koq :D Cuma dalam sains itu a
Semua artikel soal evolusi dia anggap main-main tuh. Setiap revisi dalam taksonomi dia anggap cacat dalam teori evolusi. Setiap temuan fosil penyokong evolusi dia anggap upaya pencocok-cocokan. Tipikal :) Jangan-jangan semua artikel ilmiah dianggap main-main sm dia :ngakaks a la Karno tuh :ngaka
Yahh.. benda mati disamain makhluk hidup.. yuk logiss.. buang teori khayalan.. :D Agan belum jawab yang kemarin gan :D Coba sebutkan satu saja judul artikel ilmiah dalam jurnal ilmiah yang agan anggap main-main Bahas secara ilmiah main-mainnya di bagian apa. Mau ? Tidak bisa ?
bilangan real itu ngga ada tepat 0, yg ada mendekati nol.....loe kenal limit mendekati nol kan. nol integer itu pembulatan tapi bilangan yg real itu gak ada yg tepat gw dari dulu udah pernah baca bahwa sunya itu buat istilah di meditasi / contemplasi bukan untuk hitungan bilangan.....dihubung2kan
sekarang pun sudah enggak ada lagi istilah classis "ikan" / pisces :hammer: bahkan yang classis ikan tulang sejati pun sudah kebelah :hammer: ikan yang kita kenal sekarang taksonominya kira-kira begini: class Chondrichthyes (ikan tulang rawan) class Sarcopterygii sama class Actinopteryg
maksud ayatnya itu kebaikan dan kejahatan sekecil apapun ( sampai sebesar zarroh ) akan diperlihatkan ( diperhitungkan ) muslim ingin menggambarkan zarroh itu dengan simbol bilangan....diapakailah awalnya simbol titik ( . ) yg menunjukkan kecilnya itu bilangan. sumbermu kan sumber non-muslim....
Koreksi dikit, karena agan sepertinya lupa. :) Manusia itu genus (genus Homo) Spesies kita Homo sapiens (manusia cerdas). Kita sub spesies manusia modern (Homo sapiens sapiens). Hehe, :shakehand koreksiannya. Maksud sy memang manusia modern (anatomically modern human, AMH)
zefiro iya gan, secara teori memang yang disampaikan itu masuk akal juga. Ikan kecil adalah makhluk yang lemah, tapi mereka mempertahan diri dengan kemampuan berkembang biak dengan cepatnya. sementara manusia bertahan dengan mengembangkan kecerdasan. tapi ada satu hal yang berbeda dengan antara
udah gw jelasin diatas bahwa angka 0 itu dari kata "Zarroh" sebuah kata dari ayat Quran yg berarti bilangan yg teramat kecil atau benda yg sangat kecil ( atom ) Zarroh itu diserap menjadi Zero......ngapain jauh2 ke india wong istilahnya sendiri mengambil dari bahasa Arab. Zero (b. Ing
Bah laek.. tumben main ke BP laek..:mad Lagi sepi apaj si ABKM:mad Biasa juga ke BP koq, apalagi kalo ada jonru :ngakaks
Aduhh..baca lagi deh postingan ane. Peneliti tidak main2? Tahu dari mana ente? Fallacy lagi nih... yuk logisss Kalau begitu, coba sebutkan satu saja judul artikel ilmiah dalam jurnal ilmiah yang agan anggap main-main :D Bahas secara ilmiah main-mainnya di bagian apa. Mau ?
Ane mau nanggepin analisisnya yang bilang tanda tangan Jokowi-Ahok di sertifikat itu kok sama dengan sertfifikat jasmev lain (Anggita ). Sertifikat itu sebenarnya nggak ditandatangani satu persatu oleh Jokowi-Ahok. Mereka cuman sekali tanda tangan di template sertifikat, baru diperbanyak. Kemudian
lebih ajaib lagi manusia diciptakan dari tanah kalo menurut gue :D Lebih ajaib jika menolak kehidupan muncul dari sangat sederhana tapi menerima ada kemunculan omnipotent being secara tiba-tiba :D
banyak yang salah logika. Ad Verecundiam (Appeal to authority): Seringkali, kita mengutip pendapat dari mereka yang mempunyai pengetahuan khusus dalam bidangnya, karena penelitian atau studi yang sudah dilakukan. Misalnya, kita mengutip pendapat dokter spesialis tentang penyakit tertentu. Tapi men
Oot dimananya ? Tadi tulis kalau bukan kitab suci karena tidak ada saksi lain selain Muhammad yang ditemui jibril Maka aku tanya apa harus lihat sendiri si jibril baru percaya, maka itu aku kasih contoh diatas Memang harus minum sendiri air comberan baru boleh bilang tidak enak ? Untuk klaim bahwa
Jangan lupakan si legendaris Karno "Gendengtono" Giyantono, penentang hukum kekekalan energi yang 'dilenyapkan' bertahun-tahun silam :malu: Untuk yang calon dilenyapkan adalah kang Dicky sang penemu pembangkit listrik tanpa bahan bakar yang mendemokan penemuannya di kedai ayam bakar :D K
Kalau logikamu demikian maka Kamu ditanya, sinkin rasa air comberan enak tidak ? Kamu jawab tidak Berarti kamu pernah minum air comberan ya :D Okay, serius, rasa :tai: enak gak ?:D :D Enggak bisa jawab ya gan ? Koq jadi OOT ? == Comberan bau busuk, tai bau busuk. Yang berbau busuk rasanya
Erectus mungkin baru punah beberapa puluh ribu tahun silam, kalau menilik fosil termudanya. Yah, artikelnya dulu bilang erectus hidup seratus ribu tahun silam, gak bicara muncul sih. Tapi bisa dinilai kalau penulisnya beranggapan erectus muncul sekitar seratus ribu tahun silam dan berubah jadi sap