ancientforce Gak setuju juga, bisa apa? Ngasih saran, kalau gak dijalankan, bisa apa? Nemu penyimpangan, laporan diabaikan, bisa apa? Ada beda antara gak bisa kerja dan tak punya wewenang. Disamakan dengan anies itu penghinaan di atas penghinaan. Aib seaib-aibnya. :ngakak
Emang komisaris bisa apa? Gak bisa mecat. Gak bisa ngangkat. Gak bisa bikin kebijakan. Cuma bisa ngasih masukan. :ngakak
Versi kaum hater Jokowi lebih seru. Di grup hater Jokowi, Ahok dibilang mengungkap korupnya Jokowi di Pertamina. Serasa TV Oon, memang beda. :ngakak
Aneh, pertimbangan memilih deputi Gubernur BI yang katanya Independen adalah : bisa diterima semua partai politik Bukan karena pengalaman, pendidikan atau skill-nya. Apanya yang independen kalau begitu? Kan diterima semua parpol, bukan cuma diterima 1-2 parpol. :malus Dan gitu-gitu dia punya pen
Sebenarnya udah sejak era mak banteng. Direncanakan sejak era mak banteng. Studi kelayakan era SBY. Dibangun era Jokowi.
Dihukum 3 bulan juga gak masalah. Tapi sebelumnya otongnya ditumbuk keras-keras pakai lesung barang 3 kali.
Justru kalau kepala daerah dipilih dprd, entar selain duit mengalir ke dprd, juga kepala daerah akan manut pada dprd. Kepala daerah yang membalas pengajuan anggaran gaib dprd dengan "pemahaman nenek lu" gak bakal ada lagi. :ngakak
Tahu apa yang "lucu"? Ada mantan gubernur yang justru mengundang orang untuk beramai-ramai ke Jakarta, dengan dalih "Jakarta milik semua." Tanpa peduli pertambahan penduduk Jakarta adalah salah satu penyebab banjir tadi. Dan ada pendukung mantan gubernur tadi, yang ngamuk-ngamuk
Pengen berperan jadi "oposan yang peduli pada rakyat". Dan Jokowi dijadikan tokoh antagonisnya. :ngakak
“Nah masalahnya, ketika Presiden Jokowi menerima kuota tambahan 20.000 itu, tidak ada saya. Tidak ada saya di sana. Presiden waktu itu didampingi oleh Menteri BUMN pada waktu itu Pak Erick Thohir, kemudian Menpora Pak Dito, lalu ada Mensesneg dan Menseskab kalau saya tidak salah. Saya tidak ada...
Gue baru tenang karena banjir di kota gue sudah turun (walau ada kawasan yang masih tergenang). Giliran Jakarta sekarang.
Nadiem: Jokowi meminta dijalankannya program digitalisasi pendidikan. Pion gratisan: Tuh, Nadiem sudah sebut nama Jokowi. Tangkap Jokowi! :mad Marak di medsos. :ngakak
Gue coba minta AI menunjukkan wajah roy saat tua berdasar foto muda dia: https://s.kaskus.id/images/2026/01/08/7326626_20260108100113.jpg Dan hasilnya... https://s.kaskus.id/images/2026/01/08/7326626_20260108100026.png Ternyata roy yang kita kenal selama ini palsu, dia memakai identitas roy asli!
Orang-orang banteng pada mendongeng soal Jokowi bikin ijazah palsu. Dan mak banteng gak ada suaranya. Sulit bilang mak banteng gak merestui ulah kadernya.