Ya beda kasuslah bre, beda akar masalah dan latar belakang sejarah, jd ga bisa dibandingkan secara "apple to apple" kedua masalah itu, cerdas baca dululah bre sebelum menulis.
Jin yg tinggal di disini, spt pejabat disini jg, bisa dinego...krn keseringan liat orang² nego jd dah belajar banyak deh....he...he...
Ngomong panjang lebar kayak gitu butuh waktu berapa lama Mi ? ... he...he... tp ga masalah seberapa lama waktu yg dibutuhkan yg penting semua isi hati dan otak tersampaikan semua...joss.
Baru level uji coba udah kayak gini mental ketum, giliran event resmi menang dia kan bilang "semua karena saya" kalau kalah "tim pelatih ga becus" pemimpin macam apa kayak gini he....he...
Normal aja banyak mafia bermain apalagi kondisi darurat gini pemain dan klub butuh duit lebih, lebih² ga ada degradasi , main nyantai kalau ada tim butuh menang asal harga cocok kasih aja, pemangku kebijakan dan pihak terkait harus kerja lebih keras untuk meminimalkan hal² spt ini.