Jakarta - Politikus Partai Gerindra Maruarar Sirait (Ara) membuka sayembara senilai Rp 8 miliar bagi siapa saja yang bisa menangkap buron kasus suap pergantian antarwaktu (PAW), Harun Masiku. Ia menegaskan tak terima jika Indonesia kalah dengan koruptor. "Saya sebagai warga negara tidak terima
ganjar itu lebih pintar dari si wowo dan samsul, gak lihat anda kualitasnya saat debat, atau gak bisa menilainya :wakaka
Sickmaster KangPri diluar jaringan tapi ahli bagi2 bansos setiap saat. pas pilpres saja sering kesana demi si anak :wkwkwk
KangPri Sickmastertrik bagi2 bansos itu dari si mulyono, orang lutfi 10 partai dan didukung 2 presiden pasti didukung dengan sumberdaya besarlah, apalagi banyak ketahuan ngumpulin kades, dan banyak relawan si samsul juga bagi2 bansos :wkwkwk
kalo lu beli langsung pasti bisa.. di pemerintahan itu ada proses pengadaannya namanya, walopun penunjukan langsung ttp ada kena pajak dan fee perusahaan + oknum penjabat.., duitnya ya dipotong dari 10 ribu itu… :ngakak
ini mungkin saja benar, tau sendiri si mulyono orangnya licik…kita lihat sj nanti Kalo secara aturan : lutfi ditarik jadi menteri kemudian taj yasin jadi gubernurnya, wakil gubernurnya sesuai kesepakatan partai pendukung bisa mengusulkan sipisang, sipisang udah 30 tahun soalnya cam dijakarta aho
bisa, lutfi ditarik jadi menteri kemudian taj yasin jadi gubernurnya, wakil gubernurnya sesuai kesepakatan partai pendukung bisa mengusulkan kaesang cam dijakarta ahok dan jarod ( ahok naik, posisi ahok diganti jarod) dan anis dan riza ( pengganti uno)
kasihan syam di tikung sama sekdanya sendiri, udah tau orgnya suka nikung bos2 nya dari dulu, dipilih pula jadi sekda, habis deh…, tinggal gub terpilihnya saja yg harus hati2 sama ini orang…
ini yang bikin orang mengejek lu wo.., bikin program kok gak ada perencanaannya :wkwkwk Realisasi dilapangan bisa menghasilkan makan siang seharga 5 ribu, belum unk bungkus, pajak, dan fee perusahan sama oknum pejabat
gimana gak dihujat, pas debat aja kelihatan andika dan hendi tanpa contekan berhasil menjawab dan menerangkan denan gamblang nah si lutfi dan yasin bawa contekan mulu, gak nyambung dan cuma cengengesan malah menang.. pantas saja si mulyono dibilang raja jawa, dia menyiram terus jawa tengah dengan
widya poetra dimari juga, saya bilang saja ke petugasnya kalo gak lihat KTP bisa2 orang yang gak berhak punya undangannya, orang KPPS nya diam saja padahal aturan di surat undangan jelas membawa KTP, nah pelaksanaan dilapangan tidak dijalankan, menjadi permainan bagi orang2 KPPS unk memenangkan p...