Pagi>kare Siang>soto Malam>bakso https://s.kaskus.id/images/2021/01/25/9144224_202101250117010225.jpg https://s.kaskus.id/images/2021/01/25/9144224_202101250117130543.jpg https://s.kaskus.id/images/2021/01/25/9144224_202101250117210239.jpg
Gue lulusan John Hopkins. Bercanda, pernah baca aja. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/idiopathic-thrombocytopenic-purpura
Mungkin dia meninggal karena kondisi Idiopathic Thrombocytopenic Purpura. Sebab utamanya adalah autoimun, dimana sistem imun (sel darah putih/T-cell) menyerang trombosit yang fungsinya membekukan darah. Ketika kadar trombosit berada di bawah normal, maka akan terjadi pendarahan. Gejala klinisnya ...
Memang baterai tanem gan. Udah gitu, biar seri baterainya sama, ukuran fisiknya kadang lebih kecil. Langsung ngedrop saat baterai sisa 30/40%. Rata2 itu penyakitnya, cepet ngedrop dan cepet kembung.
Gue selalu ganti baterai paling lama 4 bulan sekali. Sejak baterai bawaan hp kembung. Kualitas baterai aftermarket jauh sama yang ori. Nyari yang ori juga imposible. Maklum hp jaduuullll.
Halah....lulusan luar negeri di sini mentok jadi gubernur, atau menteri. Nggak ada yang jadi presiden.
Udah setahun, nggapain masih ribut testing/tracking. Jelas virusnya udah keluyuran kemana-mana. Hasilnya kan sudah nampak, tingkat positivity nya makin lama makin bertambah, proporsional dengan jumlah testnya. Makin banyak tes makin banyak yang positif. Kalau testing dan tetek bengeknya itu dilanju
Mistaravim Kemarin waktu konpers disetujuinya sinovak kan udah disebutkan bahwa hasil ujinya masih bersifat interim/sementara. Katanya bulan februari baru diketahui hasil lengkapnya.