Setau sy justru sebaliknya, amplitudo berkurang kalau cahaya melewati medium yang densitasnya lebih besar, karena kemungkinan diserapnya jadi lebih besar. Amplitudo cahaya berhubungan dengan intensitas & jumlah foton kan? kalau ada energy loss ketika melewati medium rapat maka masuk akal amp
kalo ga observable gmn cara buat ngujinya? trus gmn caranya sampe ngedapetin kesimpulan bisa atau tidak bisa diterima? yah seperti blackhole, gak bisa diobservasi tapi kita tahu kalau itu ada dari fenomena massa disekitar blackhole. Di Astronomi & kosmologi, observasi dengan perantara kayak
yg ane maksud amplitudonya gan, bukn frkuensi CMIIW, amplitudo gelombang elektromagnetik akan lebih besar pada medium dengan massa jenis besar daripada amplitudo pada medium dengan massa jenis yg lebih kecil karena panjang gelombang yg memendek kan?.
gua gak ngerti kenapa mech yg ungu itu warnanya gak jadi hitam pas barrier-nya aktif, padahal barriernya menyerap segala materi & energi :bingungs. Berhubung Unsur sains di anime ini lumayan kental, jadi patut dipertanyakan :ngakak
iya perbedaan frekuensi menyebabkan perbedaan warna. amplitudo bisa berubah tergantung pada kasusnya. misalnya karna perbedaan kerapatan medium yg dilalui gelombang atau karna superposisi gelombang. massa jenis medium tidak mempengaruhi frekuensi gelombang elektromagnetik hanya kecepatannnya.
Ane mau tanya gan. Dulu guru ane pas disekolah bilang kalau hukum relativitas waktu itu contohnya kalau ada 2 orang yang satu di bumi dan satu lagi di luar angkasa. Umur yang di luar angkasa lebih muda dibanding di bumi. Ane mau nanya apa ada pengaruh gravitasi dengan proses penuaan sel orang yan...
Gan...hukum fisika menyatakan kalo suatu benda bermassa tidak pernah menyamai kecepatan cahaya, terus ane kaitkan hukum tersebut pada peristiwa Isra` mi`raj dimana kecepatan buraq bisa menjelajahi antar galaksi(lapisan langit) dalam satu malam, Dosen ane dalam mata kuliah Fisika Dalam alqur`an pe...
Gan bukannya dalam setiap operasi matematika penyebut tidak boleh tidak ada ya ? Contohnya kasus pembagian suatu kue kalau kuenya satu (pembilang) terus yang minta ada dua (penyebut) maka = pembilang/penyebut = 1/2 :D LHA KALAU PENYEBUTNYA AJA 0 terus GIMANA TUH OPERASI PEMBAGIANNYA :
emang bener yah?? tapi katanya kita bisa buat mesin waktu pakai 2 lubang hitam, dan planet jupiter. tapi masih bingung juga logikanya :bingungs:bingungs kata siapa?
lu ngeliat tangan lu sendiri aja butuh berapa detik gan :malus, segitulah kecepatan cahaya nyala sampe terang :ngakak btw gua dulu tuh pernah nanya pemakaian rumus ini di thread sebelah buat ngitung, karena makai rumus sederhana aja hasilnya tepat 8,3 menit malah dijawab rumusnya bukan pake yg
teleportasi memang nyata, sudah ada eksperimen teleportasi yg berhasil walau hanya teleportasi photon.
Tapi coba dimasukkan ke persamaan deh gan. Foton memiliki rest mass (m0) = 0 dan kecepatan (v) = c. Sehingga nilai pembilangnya adalah 0 karena pembilang hanya berisi variabel m0. Sekarang coba hitung nilai penyebutnya: (1-v^2/c^2)^1/2 = (1-c^2/c^2)^1/2 = (1-1)^1/2 = 0^1/2 = 0 Dari perhitungan t
Rumus massa relativistik berdasarkan teori special relativity adalah: http://upload.wikimedia.org/math/9/a/3/9a3462ba4f73bb92b700af94c05008ac.png CMIIW Photon gak mungkin punya relativistic mass (m) kalau rest mass (m0) nya saja 0 eV/c^2
Tepat. Tapi sebelum mengetahui kecepatan cahaya bagaimana? :bingungs Kan kecepatan cahaya didapat dari 8,3 menit ini :bingungs kecepatan cahaya itu konstan di kondisi vacuum. dan Sudah didapat nilainya dari eksperimen