Chapter 4 : 24 Koin Emas Matur sembah nuwun untuk kisah cerita dan nasehat nya bang :) Sama-sama mas :) Kalau direnungkan sebenarnya perdagangan ini tidak melelahkan dan berat, hanya saja banyak orang yang belum menyadari bahwa perdagangan ini adalah sebuah kebutuhan. Padahal wilayah halal demiki
kalau yang itu (bold) caranya gimana ya gan..?? Mulai dengan nama Allah dan bekerja, mungkin dengen membaca Basmalah. Iya mas ”Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (HR. Turmudzi) bergerak dan diam dalam wilayah Ridha dan Perintah-Nya De
“Begitulah Latif, pada perdagangan tersebut terdapat manfaat yang besar yang mengandung 5 macam keuntungan. Jika hal itu tidak kamu lakukan maka kamu tidak akan mendapatkan seluruh keuntungan yang ada, selain itu kamu akan mengalami 5 macam kerugian lainnya.” Kata bang Lam sambil melihat reak...
“Bang, saya belum paham mengenai perdagangan ini. Tolong jelaskan mengenai keuntungan perdagangan ini.” Kataku yang merasa sangat perlu untuk memahami keuntungan perdagangan ini. “Baiklah, ada 5 keuntungan dalam perdagangan. Dengarkan dan renungkanlah.” Kata bang Alif sambil tersenyum. ...
Assalamualaikum bang Rimung :) Sebelumnya saya menyampaikan permohonan maaf jika ada kata-kata saya yang tidak berkenan, dan menurut bang Rimung itu melanggar tata krama :) Waalaikum salam Tidak apa-apa mas :) Sejujurnya saya pun agak rancu dan merasa tidak jelas, sebetul nya thread-thread yang
Meninggalkan jejak dulu sambil membawa titipan pertanyaan dari teman terkait kisah para raja-raja. Pertanyaan dari teman saya: "Kalau energi negatif berubah jadi miasma sehingga dapat merubah alam, apa yang terjadi dengan energi positif?" Terima kasih bang. “Dan tiadalah Kami mengutus k
Alhamdulillah Lanjut mas :thumbup Masuk top thread nih :think: Ok, nanti dilanjut mas :) Weleh2 yg baru lagi,jadi agak bingung sebab cerita yg lain belum selesai :bingung Setelah cerita SEASON 1 ini selesai Cerita lainnya akan dilanjut :) maaf gan kalau saya kurang sopan. apa "Sayap Malai
Pada suatu hari, seorang Raja memberikan sebuah ladang yang luas sebagai titipan dan amanah kepada dua orang rakyatnya. Ladang itu berisi mesin, perangkat, senjata, hewan dan semua keperluannya. Ketika itu meletus perang yang sangat hebat sehingga segalanya berubah. Maka, sebagai bentuk Kasih Sa
izin doprok om terimakasih Silahkan mod, sama-sama Terima kasih sudah mampir :) terima kasih gan. akan saya amalkan. Sama-sama mas :) Baru lagi mas, udah Page 3 aja :think: iya mas :)
kira kira ada cara ampuh nggak gan, supaya fikiran yang lain itu nggak masuk saat sholat. ? Mas bisa amalkan amalan di Chapter 5 :)
Di salah satu batalion perang terdapat dua orang prajurit, yang pertama terlatih dan menjalankan tugasnya dengan bersungguh-sungguh. Sementara yang kedua tidak mengetahui tugasnya dan mengikuti hawa nafsunya. Orang yang melaksanakan tugasnya dengan baik sangat perhatian dengan latihan dan urusan
:mewek :mewek :mewek tetes air mata selalu jatuh tiap baca tulisan agan.. kenapa seperti itu..? :mewek Karena Hati seorang perindu tidak mau lagi menunggu Silahkan dengar lagu ini Saya persembahkan untuk para perindu Khususnya bagi mas dan adik saya bromodedali17 :)
kejam. kenapa tidak di buat satu chapter untuk itu di thread ini gan? Satu chapter juga tidak cukup mas :) bisa kan gan.? biar belajarnya di mulai lebih awal kalo menunggu season 6. entah kapan dapatnya, karena nanti kalo ada yang posting dengan mental salah arah, berenti lagi postnya. :( Maa
kena lagi. walau begitu saya ucapkan terima kasih, hal ini membuat saya mencoba untuk lebih baik, walau kadang ya masih tetap aja fikiran yang lain itu masuk. kira kira ada cara ampuh nggak gan, supaya fikiran yang lain itu nggak masuk saat sholat. ? Cara ampuhnya mungkin akan dibahas di Pengem
berat dan terasa tersindir. terima kasih gan. Sama-sama mas :) Dia melakukan gerakan Shalat, tapi dia hanya menyembah nafsunya sendiri, dia tidak sadar Siapa yang ada di hadapannya. Bahkan dia sering mengeluarkan perkataan yang tidak pantas terhadap-Nya.” Kata bang Lam dengan wajah agak kecewa ...