udah yg paling bener privatisasi pendidikan, sejatinya pendidikan itu adalah bisnis, dan pendidikan tinggi seperti kuliah adalah 'natural privilege' untuk kaum 'natural aristocrats', kaum2 yang memiliki passion, talenta, dan skill yang excellent untuk berkontribusi di bidang yang ia tekuni. bukan...
berani free market ga? berani ngurangin palak ga? berani hapus aturan upah minimum ga? berani hapus aturan hilirisasi ga? berani perampingan birokrasi ga? berani stop bansos, supsidiik, dan program mahfood estate ga? berani bikin tax holiday untuk perusahaan moblis asing/baterai/pltn swasta selam...
lah kan emang covid/sars-cov 2 ini bukan barang baru ini virus kan hasil mutasi terus2an virus sars-1 (sars 2003) di lab wiv (wuhan institute of virology). google aja 'gain of function research' makanya gw agak ga setuju jg sama riset gain of function meskiiiiii dari situ kita bisa belajar bagian
ya semoga kalian bertiga wahai kandidat2 zalim yang ingin memperpanjang program perampokan legal berkedok bansos, makan siang gratis, land reform, hilirisasi, dll. akan selalu disibukkan dengan orang2 yang zalim kepada kalian biarin ga punya presiden sampe punya kandidat yang pro free market :beer
mana bisa... :ngakak kita mah bangsa yang masi ngerti balas budi, orang kalo baik ke kita, kita agak segan kalo ga bisa bales kebaikan mereka.
rajin.meremas kalo itu standar global agak aneh $2 dolar itu beda2 tiap negara. ada yg living costnya murah ada yg mahal. ada negara yg $2 itu cukup buat makan 1 orang untuk sehari, ada juga negara yg makan pagi aja ga kebeli. gw masi kekeh dengan metodologi gw, atau alternatifnya sekalian sensus
standar kemiskinan tiap daerah beda2 menurut gw metodologi yg bagus adalah orang miskin ekstrim itu di kuantil ke 10 atau ke bawah (ngitungnya dari pendapatan terendah) orang miskin biasa (yg masi miskin tapi at least kebutuhan hidup masi affordable), di kuantil ke 25 berarti harus ada sensus men...