secara teknis kayaknya bakal lebih baik apabila Hindia-Belanda masih menjadi bagian Kerajaan Belanda, lah Republik ujung-ujungnya cuma memuaskan oligarki, KKN di mana-mana.. jadi alangkah lebih baik bila pemerintah mengikuti cara PSSI, daripada hanya mengambil pemain dan pelatih sepakbola dari Bel
lah dia semua bisnis klan dia kecipratan proyek pemerintah, padahal harusnya nggak boleh, itu kalau di negara yang waras dan sehat..
kemarin itu kok tanah kapur (bekas hutan) ditanami singkong, tapi malah tumbuh jagung, dan kementan dan kemenhut diam saja.. :D
rentan digarong, misal nih nginep di hotel yang permalamnya 500ribu, sepuluh hari saja, lalu invoice ditulis 9 juta per malam, berapa itu, 90 juta, buat resepsionis 10 juta juga mau.. :ngakak
giliran rakyat disuruh patuh atas dasar undang-undang, sekarang coba dibalik, sudahkah para pejabat patuh pada undang-undang?
tambah lagi dong aturan pernikahannya, seperti pernikahan dibawah umur tidak diakui, kemarin kan ada itu kasus bocah SMP nikahan.. :hammer buat aturan seperti misal, syarat menikah: bagi laki-laki minimal 26 tahun, ini supaya matang secara pemikiran, dan mampu secara finansial.. bagi perempuan set
ya jelas, haji itu ibadah, kalau disusupi unsur politis jadinya ya cuma fomo dan hilang esensi ibadahnya..
pengangguran di Indonesia ada berapa juta? dan sudah berapa juta lapangan pekerjaan yang dipersiapkan oleh pemerintah secara langsung? justru yang pada buka lapangan pekerjaan ya UMKM, bukan pemerintah.. pemerintah mah modal bacot doank, kemarin siapa yang janji buka jutaan loker? eh dianya aja ker