Mafia pupuk, mafia pakan, pemerintah mengizinkan perusahaan besar untuk beternak ayam besar-besaran akhirnya petani berbondong-bondong tinggalkan sawah pergi ke kota kerja tukang bangunan karena apa, karena Bertani padi pasti rugi karena bibit mahal pupuk mahal biaya mahal, pas mau panen pemerintah
Politikus yang membuat membesarkan dan memanfaatkan sentimen kebencian terhadap Tionghoa, ini sudah sejak jaman VOC tapi tidak ada langkah penghentian dari pemerintah terhadap sentimen kebencian rasis ini padahal ini sangat menular sampai sampai seluruh Indonesia sudah punya sentimen anti Tionghoa.
Kalau yang hasil survei nya paling bontot, siapa yang mau , ntar juga kalah sendiri. Kecuali dari bohir-bohir nya sendiri yang mau bikin sensasi, itu ada kemungkinan
Cak Imin ingin orang berideologi NU mendukungnya. Tapi, Cak Imin ragu-ragu, apakah orang berideologi NU akan mendukungnya. Kasian
Laporan seperti ini sudah ada sejak jaman presiden pertama. Yang belum ada itu tindakan konkrit yang menyeluruh mengatasi akar masalahnya Yaitu mentalitas korup yang sayangnya telah disuburkan di Indonesia selama ratusan tahun
Ya, bahkan butuh potong 1 generasi dengan memecat pejabat dan pegawai yang ada lalu diganti yang baru dan ditraining ulang, seperti yang sudah dilakukan Bolivia dan Ignatius Jonan, baru bisa bagus system
Siapapun yang jadi penguasa, sebuah negara tetap saja akan ngutang demikian juga dengan perusahaan perusahaan akan ngutang ke perusahaan di luar negeri dan itu pun dihitung sebagai utang luar negeri
Kurang koordinasi nih dari PDIP bilang sengaja tidak diundang, ini bilang diundang. Jangan-jangan dua-duanya pembohong
Ya menaikkan popularitas di mbok dengan sering-sering mengingatkan tentang bapak saya dulu gini bapak saya dulu gitu
Iya betul, Bapaknya Juga cuma mbacakan proklamasi, yang berjuang kan bukan bapaknya sendirian, bahkan justru lebih banyak perjuangan orang lain. Jangan bunyinya selalu seolah olah Bapaknya sendirian yang berjuang untuk Indonesia merdeka Apalagi si mbok ini mana prestasinya selain mengejek milenia