Klo bisnisnya franchise..mestinya tidak ada kewajiban kepatuhan terkait politik, murni hanya dagang dan proses bahan baku sampai bahan jadi saja. Kecuali jika bahan baku memang diimpor langsung dari US, tapi kecil kemungkinan seperti ini, karena di Indonesia pun sekelas KFC dan McD sudah bisa pro...
Yah disini US kan selalu cari sisi positifnya walau salah, klo problem ukraina dia bela negara berdaulat dan kemanusiaan, dibaliknya dia sokong terus ukraina lewat jualan senjata diatas namakan bantuan, juga negara2 lain bakal dipaksa lepas senjata2 russia supaya dia bisa jual lagi senjata2 barun...
lumayan memalukan untuk negara sebesar US. Klo ini benar2 di perbatasan Russia, ya tinggal cepet2an rebutan pilot mana yg duluan, klo Russia bisa nangkap hidup2 si pilot lumayan untuk bahan diplomasi. Seperti jaman dropping senjata Australia di Papua vs Indonesia
klo sampai ada serangan di saat Russia lawan Ukraina sih pasti bakal bingung bagi konsentrasinya, cara cepat nuklir kemungkinan akan benar2 terjadi.
Kok seperti ngga ada harga diri dan wibawanya ya..takut kena sangsi embargo barat seperti Russia kah??
ya sudahlah klo rakyatnya sendiri yg disalahkan..memang selalu dicari benarnya klo sebelah sana. Sekalian aja saranin mulai skrg makan lalapan terus
asbunasbun Nibrashilmy2 mendag dalam pertemuan dengan DPR sudah mengakui kesalahan pemerintah dalam menetapkan HET, ada beberapa faktor yg tidak diperhitungkan, antara lain tingginya harga minyak dunia efek perang russia-ukraina. HET nya tidak salah, hanya perhitungan angkanya yg salah
tertekan sepertinya, ditekan amerika dan nato untuk terus ngelawan, udah dibantu senjata jangan sampai kalah..maju terus!! Malamnya saat sadar.... ..Ukraina berencana terus dialog dengan Russia penonton bingung
ukraina juga baik..ga mungkin propaganda, jumlah prajurit ukraina yg mati 0, semuanya hidup, senjata2nya juga senjata ukraina sendiri, tanpa bantuan aseng