woo..parah bener, digerogoti dari dalam, disetujui orang2 pemerintahan sendiri, rusak sekali hati mereka
Dengan segala sumpah serapahnya, argumennya waktu itu....dan kini, setelah menjabat, diapun mengadopsi cara tersebut..juga pendukungnya memberikan dukungan penuh dengan alasan dan logikanya, perkecualian2, seolah lupa jalan pikirannya dulu. Diakui atau tidak, like or dislike itu karena 'orangny
Kalau kendaraan operasional, apakah termasuk alutsista? juga yg lain seperti bangun2 gedung baru dan renov
ibarat 1 bocah tanggung mau dijahar sama yg lebih senior..tiba2 ada yg lain ikut bantuin sibocah, padahal masing2 ngerasa benar. Serasa ingin langsung meng-KO kan yg tiba2 nimbrung
Ikut nimbrung boleh ya..Dalam hati saya, ending yg saya harapkan adalah mampu secara terus menerus mensuplai armada darat, laut, udara dengan senjata buatan dalam negeri, dalam waktu yg lama..seperti contoh perang Russia-Ukraina, bagaimana supply logistik mereka terutama senjata dan sparepart untuk
Dulu, salah satu yg bisa bikin betah di formil adalah : Cerita2 khas peperangan atau kisah2 perjuangan timtim, aceh, ambon, papua.
menghitung tapi gak kelar2, logis saja kata2 aparat sudah menghitung dalam hitungan detik orang2 yg baca statemen tersebut langsung bisa menganalisa, mengingat history banyaknya korban gugur di pihak tni/polri. Lalu pengamat ini apa asal ngomong? tiap tahun berhitung, mana hasilnya?? sabar ya? ap...
kemungkinan lift dibangun untuk memudahkan naik turun karena bodynya over, ga mungkin lagi dia lewat tangga untuk naik turun
bagus sih klo ada PLTN apung..untuk lokasi di kalimantan atau sumatera banyak sungai2 kecil, masalah berikutnya adalah...penduduk Indonesia punya kebiasaan nyebar kampungnya, jarak antar kampung jauh. Pemilihan lokasi harus benar2 dicari manfaat terbesar.
Dirubah ke sistem digital, yg masing2 bisa cek data pribadinya secara online untuk menghindari kecurangan dan perubahan data..masing2 bisa lapor langsung jika ada perubahan data