diem2 aja bagi2 sama rata ya, lumayan auto kaya..jangan lupa, semua wajib simpan dirumah masing2, jangan sampai disimpan ke bank biar ga kebaca negara
Sudah banyak yg berpikiran terbuka, toyota yg terkenal maintenance n sparepart murah, harga jual kembali tinggi kalah sama yg tampil beda.
balas dulu gaplok dulu lah..gampang bgt minta maaf khilaf, tabok dulu sampe babak belur dan kondisi sama spt korban.
mungkin waktu itu sambo ingin show of force, pengen tampil maka terjadilah km50, supaya dia dianggap berhasil lawan radikal. Dengan point itu terbukti bisa nyalip atasan2nya, bahkan di bbrp media sudah direncanakan target jadi kapolri 2024. Polri memang spesial strukturnya, beda sama TNI..klo TNI s
gak sadar2 ya..butuh berapa abad lagi?? Itu loh benalu2 di daerah, pungli2 bergaji negara masih ambil untung penerbitan perijinan. PNS2 kerja santai apa hasilnya??
harusnya jadi momen polri untuk bersih2 anggotanya Supaya gak ada lagi cap oknum tapi se-batalyon Apa sebegitu sulitnya seolah berakar kemana mana jaringan oknumnya?
US sih niatnya jualan senjata dimasa krisis, bodo amat yang perang siapa, dia cukup jadi kompor dateng ke taiwan manasin china maka terjadi perang, senjatanya laris duit masuk ke US. Ntar paket bantuan sekian Milyar dollar lagi tapi sebenarnya hutang seperti Ukraina. Itu sebuah strategi dagang mi...
Yang bikin regulasi pasti dari pemerintah ya, brarti yg oon siapa Itulah kualitas PNS kita, masuknya test masih bagus..lalu pas udah jadi PNS kebiasaan dikantor jadi pengangguran..kerjanya pakai outsource, akhirnya otaknya lama ga dipakai, diserahin regulasi akhirnya malah merugikan negara sendiri.
maksudnya si J ini tau rahasia besar lalu dimatikan? nah rahasia apa yg dipegang J? apakah kasus suap, kasus mafia, fulus perijinan, atau murni pelecehan?
wkwkwk...menantang kemiskinan, jadi terpacu kerja keras, klo gak kuat mental ya jadi maling, koruptor dll
iya memang sulit, kemungkinan lain ya MLRS besar2an, dengan koordinat sesuai dan perhitungan luas tembakan ditambah terus menerus pergeseran sasarannya..tapi bakal banyak korban sipil pastinya. 1 MLRS di maksimalkan nembak 200x dalam sehari, sangat tidak beradab.
Paling memungkinkan sih kirim linud sebanyak banyaknya, tapi mana mungkin kalau payung udara taiwan gak dihancurkan dulu? yang ada malah setor nyawa itu pesawat2 dibantai taiwan. Klo lewat laut terlalu sulit, timing dan rawan tebaran ranjau laut. Posisi pantai pasti tertutup untuk LST.
Utamanya bantuan dari barat, support teknologi satelit non geostasioner militer dari US ke meriam2 yang dipakai ukraina. Tanpa koordinat mana bisa presisi tembakannya..klo hanya modal drone gak seberapa efektif harus tepat diatas baru tag lokasi, dan rawan terlihat di radar seperti burung tapi ga...