cocokmology lagian siapa yang gelap mata mencari pembenaran? ane komentar itu fokus kepada kebaikan dibanding mencari keburukan. Ya silahkan aja kalo tzu chi punya agenda baik, tapi jangan membandingkan kebaikan orang dengan keburukan. bandingkan kebaikan orang dengan kebaikan diri sendiri.
yang waras tau kalo mereka udah dibantu banyak oleh FPI meskipun nggak ada media yang meliput, bukan masyarakat macam elu.
kriminalitas nggak akan menghilangkan sisi kebaikan orang lain, kecuali elu emang penjual babi panggang.
elu itu cuma bisa meneruskan berita yang ada, padahal kebenarannya belum tentu valid. Fitnah itu hanya merasuki kepada orang yang buta mata hati. Coba kalo ibu lo difitnah ngeuwe sama orang lain.
kalo udah alergi dengan FPI, berita apa aja dibawain karena saking gemetaran berhalusinasi takut di apa2in. padahal diluar sana juga banyak cebong suka nabrak2, salah satunya nabrak hukum dan peraturan. Contoh terakhir itu Ahok babi junjungan lu ikutan pesta di gelael, bukannya ada protocol covid...
Gw tau banyak FPI senang berbuat baik, apalagi di bencana2. Yang turun tangan FPI duluan kok, justru komunitas lain mana yang terjun? Macam persatuan pancasila gitu? 😁 Bagi cebong macam elu itu ratusan kebaikan harus luntur dengan 1 berita pengrusakan.
Itukan perasaan situ doang yang merasa diintimidasi, padahal sampe sekarang kan situ masih hidup dengan damai.
Kalo kapal asing udah masuk wilayah negara, itu berarti udah ada izin dari otoritas. Dan ini nggak ada hubungannya dengan jebol2an. Lama2 anjing juga nih si dadu monopoli.
Nggak orang kulit putih nggak ras babi menlen sama aja, tukang genosida pribumi. Udah gitu aja dulu, selanjutnya masalah agressivity itu tergantung cina yang juga suka gangguin perairan negara lain. Main klaim nine dash, tapi giliran di intervensi negara lain mewek2.
Berarti ini yang salah pusat pengendali trafik yang mempersilahkan sriwijaya air untuk berangkat. Udah tau cuaca buruk tapi dipaksa terbang.