“Oleh karenanya, kami datang ke sini ingin menunjukkan betapa kami tidak terima dengan apa yang terjadi pada guru dan panutan kami. Karena beliau diperlakukan bagaikan penjahat,” tutupnya. Guru? Panutan? Cabul? Baiklaaaah...sak karepmu, le... :travel
Sementara sebelum COVID, tradisi berpelukan dilakukan ketika para jamaah saling bertemu di masjid²... :travel
Bikin photo diary ajalah. Kasih time stamp. Yg pada naik MRT coba dicatat juga. Tiap hari kelihatan si Gabener gak? Klo cuma sehari ya namanya NDHOBOS!!
Masih laku juga cara-cara mapram, diksar, opspek, OS, dll versi bego kayak gini. Mahasiswa? Tembelek lencung!
Balik ke masalah mental. Yg paling mengakomodir mental masyarakat kita itu ya jadi ASN. Mental yg gimana? Gak usah pura² gak paham, yee... Mau ada pengawasan melekat, mau ada KPI, sama aja semua. Di beberapa departemen atau BUMN memang membaik, sih, harus diakui. Tapi itu juga usahanya berdarah-d
Catcalling? 1. Gentlemanhood sudah luntur di bumi ini 2. Jangan sesekali salahkan pihak cewek yg pake rok minilah, rambutnya kelihatanlah, gak tertutuplah... KECUALI kalau si cewek jalan di jalan umum pake bikini atau CD doang (itu pun masih salah kalian "catcalling" kalau si cewek berbi
Mantap, Om Chappy! Soft banget dah! :1thumbup Kata kuncinya "Memungkinkan", lho. Dibacanya, "Indonesia bisa bikin pespur sendiri KALAU..." Terms & conditions applied. Jangan pada girang dulu. :shakehand2
Kenapa malu? Kenapa harga diri jatuh? Ini sistem. Harga Rp99 dapat satu sachet, ya emang gitu. Kurirnya harus nganter, ya emang gitu. Yakinlah gak ada yg dirugikan di sini. Si pedagang pasti ada untungnya, at least promo tokonya. Si kurir jg pasti ada fee-nya walau katanya free ongkir. Barang i
Gak ngurusin soal Kaesang dan dramanya. Lebih tertarik Mbah Kidul...eh Nyai Kidul. Terawangan kok setelah kejadian, sih? Gw jg bisa nerawang klo caranya gitu. Bangsa klenik :cd:
Orang Indonesia biasanya nggak enak, rikuh, atau bahkan malu sama yg lain kalau harus tanya harga sebelum beli makanan. Padahal itu hak kita, dan KEWAJIBAN penjual makanan menyertakan harganya di menu. Baru berasa klo udah digetok bon yg mahalnya keterlaluan. Makan tuh malu!! Buat pembeli: tanya
wolfzmus Hehe..."amen" dan "aamiin" secara sosial beda bro, menunjukkan siapa pengucapnya :shakehand2
Suku Dayak? Keras? Kasar? TS pernah ketemu dan bergaul dng mereka? Atau cuma googling peristiwa Sampit aja? Trit yg misleading, dng judul mengandung kata² KASAR dan KRIMINAL.
Junta militer yg skr melakukan kudeta di Myanmar itulah yg dulu melakukan kekerasan di Rohingya. Tolong baca info di sumber² yg valid dan pahami benar apa yg sdg terjadi sebelum komen!