Pernyataannya menurut ane semacam ungkapan mengenang ayahnya aja. Kalau toh ditujukan demi kesejahteraan atlet, mbak Susi pasti bicara mewakili atlet² lain, bukan dirinya sendiri. Beliau dan Alan bukan yg tipe orang yg selalu mengungkit soal balas jasa, kok. :iloveindonesia:travel
Nanti biasanya ada aja yang komen, klise, "Yang gak tau nggak usah ikutan komen. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung...blablabla..." :ngakak Bikin negara sendiri aja, gih. :cd::travel
Mau sok konspirasi ah sesekali... 1. Video youtube peneliti independen yg sempat diunggah, lalu bbrp jam kemudian di-take down 2. Latihan tempur bersama US dan China di Wuhan 3. Pelemahan ekonomi China Ada yg pernah dengar nggak ya, isu² itu? :shakehand2:travel
Teman², saya kasih bocoran, ya. Bang Jago alias Jawara Jampang ini sebenarnya adalah centengnya Allah. Siapa bilang di surga sana gak ada preman? Ini buktinya, preman surga. :hansip:travel
Perlu "Cebongan" lagikah? Nggak usahlah, level alay begini, terapi selang air atau diajak masuk "kolam renang" aja cukup, kok :travel
Enggak tuh, asal dari awal paham bedanya agama dan iman. Beda agama belum tentu beda iman. :shakehand2
Pengalaman dalam sel itu adalah akumulasi pendidikan yang seharusnya diterima Mario sejak kecil dari orang tuanya dalam bentuk home education. Sayangnya tidak demikian halnya. Orang tuanya gagal memberikan home education ke anaknya, membuat Mario akhirnya jadi sosok "Bang Jago." Itu huku
Agama apa pun, ketika hanya sibuk nambah follower, demi status mayo atau motif profit, lama² gak akan beda dari MLM. Bedanya, yg dijual MLM religius ini Tuhan sendiri. :ngakak Demikian. :travel
Tenang, jangan kecewa atau emosi dulu. Pildun U-20 tetap digelar di Indonesia. Cuma ganti nama aja, jadi PILDRUN U-20 :travel
Setelah ini slogannya adalah "rayakan kemenangan" Menang? Atas apa? Warung ditutup. Hiburan malam ditutup. Jam kerja dikurangi. Patung diberangus. Tayangan dibatasi. Lalu "perangnya" di mana? Menangnya di mana? :shakehand2
Setelah ini slogannya "rayakan kemenangan" Menang? Atas apa? Warung ditutup. Hiburan malam ditutup. Jam kerja dikurangi. Patung diberangus. Tayangan dibatasi. Lalu perangnya di mana? Menangnya di mana? :travel
Jadi, semakin lama belajar, artinya semakin berkualitas hasilnya? Peduli amat kurikulumnya, ya, atau kualitas gurunya. Kalau perlu dari pagi sampai sore sekalian. Wow banget. :cd: