tuanbule crusaders2003 penduduknya lebih besar india , perusahaan vaksin sudah banyak di india , di indonesia , fasiitas produksi vaksin hanya BUMN saja , itu juga hanya tipe sinovac yang virusnya di lemahkan , kalau MRNA memang ada pabriknya di indonesia ?
Paling cuma sebentar efeknya. Lebih baik konversi ASN k BUMN. Penggabungan kabupaten biar lebih sedikit. Dan jumlah ASN di buat lebih efisien seperti Surabaya
anggreiawan1989 https://www.nature.com/articles/s41430-021-00949-8 Ane sih khawatir nya supply vaksin terbatas. Bisa jadi booster antibodi dengan cara lain
crusiodhik anggreiawan1989 Sekeluarga kena covid 19 kenapa masih butuh vaksin gan ? Bukannya sudah ada antibodi?
Kalau ane lihat bebannya sudah berat. Lebih baik rolling tenaga kerja untuk beberapa sektor. Kan relawan mau di tingkatkan kalau g salah. Ajak saja seperti gojek untuk membuat sistem penanganan covid yang labih baik. Toh gojek biasa aj handle jutaan customer sekaligus
sudah lumayan juga 24 triliun , meskipun utangnya masih banyak , yang bisa dilakukan sekarang adalah meningkatkan konsumsi , misal untuk pulau jawa , wajib menggunakan kompor listrik . bisa dua masalah terselesaikan : 1. subsidi LPG berkurang , 2. reserve margin berkurang
Oleh sebab itu di buat pemberhentian dengan terhormat setiap 10 tahun. Sehingga yang tidak bisa menjabat ke atas . Otomatis akan terhenti