agan sudah mempelajari tentang Albert Einstein..? dia tidak percaya pada personal God loh, malah berpandangan panteisme.. http://en.wikipedia.org/wiki/Pantheism versi lengkap dari artikel Einstein tsb : http://www.sacred-texts.com/aor/einstein/einsci.htm silahkan dibaca sendiri apakah yang dima
nah, sekarang apakah anda mempunyai bukti kebenaran agama secara ilmiah..? apakah anda dapat mengukur "Tuhan" secara ilmiah..? agama tidak butuh pembuktian karena dasarnya kepercayaan.. sedangkan sains butuh pembuktian.. misalnya manusia di bulan ada buktinya, dapat anda baca di halama
apakah agama/kepercayaan itu hal yang ilmiah..? kalau ya alasannya apa..? ilmiah itu kan harus ada pembuktian kebenarannya, sekarang siapa yang menyangsikan kebenarannya? udah pasti benar toh. lalu mengapa, tidak bisa dijadikan dasar sebagai pustaka ilmiah
wah, hebat ..... teknologi nano semoga dapat memajukan kehidupan manusia, ana demen yang jaket tembus pandangnya, heheheh (piktor :wowcantik)
1. penegasannya ada di mana..? kalo adanya di buku teks agama sih no komen aja deh..:D 2. kalo jawaban no 1 adalah buku agama, ya artinya pertanyaan anda tidak ilmiah, literatur agama bukan sesuatu yang digunakan dalam karya ilmiah.. 3. literatur yang digunakan harus berasal dari sumber ilmiah g
Karena ini bukan pertanyaan ilmiah, jadi bukan untuk dijawab di sini. Pertanyaan agan sama dengan jika orang dikubur dan abunya disebar di berbagai tempat, bakal dibangkitkan lagi atau gak. Atau jika bumi hancur lebur, manusia yang mati bakal dibangkitkan lagi atau gak. kalo disebarnya di bumi, pa
Permisi agan2, newbi nih Ane nemu quote bgus bwt d share :1thumbup dan kebanyakan mereka memisahkan agam dengan sains, sehingga ilmu mereka seperti orang yang lumpuh (sulit berkembang/bergerak/statis) nasihat ana: kuatkan terlebih dahulu ilmu agama baru ke ilmu dunia, sehingga ilmu agama dijadika
evolusi ga usah dipercaya tapi diterima sebagai fakta yg harus dipercaya itu Tuhan ini permainan kata-kata yang aneh, tidak dipercaya tapi diterima kita menerima sesuatu itu benar karena kita percaya
misal : ane Guru Sains dan murid kita religinya heterogen maka :semua produk sains dijelaskan dengan metode sains. penanaman konsep religinya: Tentang kebesaran ( kekuasaan )Tuhan yang memberi akal pikiran pada manusia sehingga bisa berfikir. dan dengan fikirannya manusia mampu menguasai ciptaan
di Indonesia terlalu banyak pertimbangan, akhirnya ga pernah diputuskan :capedes banyak yang jadi pahlawan kesiangan
wah, agan ini bisanya hanya menyalahkan orang lain saja. kalo agan punya kuasa, perbaiki bukan disalah-salahkan tapi jika agan tidak punya kuasa, do'akan saja semoga dijadikan pembelajaran.