“Fenomena buzzer ini adalah fenomena baru dalam politik Indonesia. Sebelumnya kita tidak mengenalnya. Tetapi dalam sembilan tahun terakhir ini dunia media sosial kita dikotori oleh ulah buzzer jahat yang ditugaskan untuk memanipulasi kesadaran publik dengan hoax, fitnah, dan disinformasi,“ Ri...
https://s.kaskus.id/images/2021/11/27/10705984_20211127060354.jpg ini yang bikin tagar masuk kategori : a. bajerseceng b. kadrun laknatullah c. parasit kacung arap. d. benar semua. 212 itu simbol penggunaan agama untuk memecah belah bangsa !
dengan masker https://s.kaskus.id/images/2021/11/24/10957282_20211124040812.jpg tanpa masker. https://dl.kaskus.id/akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2021/11/24/hasan-husaeri-lubis-bertemu-anggiat-pasaribu-kiri-dok-hasan-husaeri_169.jpeg?w=700&q=90 Hasan Husaeri Lubis bertemu dengan Ang
https://dl.kaskus.id/akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2021/11/24/hasan-husaeri-lubis-bertemu-anggiat-pasaribu-kiri-dok-hasan-husaeri_169.jpeg?w=700&q=90 Hasan Husaeri Lubis bertemu dengan Anggiat Pasaribu (kiri). (Foto: dok. Hasan Husaeri). ini awal masalahnya apa ?
https://dl.kaskus.id/akcdn.detik.net.id/community/media/visual/2021/11/24/hasan-husaeri-lubis-bertemu-anggiat-pasaribu-kiri-dok-hasan-husaeri_169.jpeg?w=700&q=90 Hasan Husaeri Lubis bertemu dengan Anggiat Pasaribu (kiri). (Foto: dok. Hasan Husaeri). ini awal masalahnya apa ?
Shamsi Ali mengatakan, dirinya telah mengenal Anies Baswedan sejak lama. Dia menganggap Anies adalah aset bangsa(t). tuak :beer:
“Bahkan Kristen menyebut domba yang tersesat bagi yang tidak seiman dengannya,” kata Nicho Silalahi melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa, 23 November 2021. “Bukankah domba binatang? dengan kata lain yang tidak seiman dengannya disebut binatang,” tambahnya. mereka menyebutkan dalam ...
ini juga https://s.kaskus.id/images/2021/11/19/10705984_20211119071205.jpg https://s.kaskus.id/images/2019/10/26/7788864_20191026021758.png :matabelo
“Tetangga kita yang nasrani wajib kita memuliakan, menjaga dia. Tapi orang murtad dia berkhianat,” ujar Buya Yahya. Oleh karena itu, menurut Buya, jika ada tetangga yang murtad lantas meninggal maka tidak wajib jasadnya dikuburkan. Bahkan, Buya Yahya menyarankan bangkai jasad orang-orang murt...
Dan ini aneh betul betul aneh, ini bukan kampanye tapi saya sampaikan disini. Disatu sisi menyiapkan jalur jalur air untuk dikirim ke laut, disisi lain di lautnya di pasang dengan pulau reklamasi. Tinggal tunggu waktu jadi rob, air balik. Dan ini melawan sunatullah !!!. Kenapa? Air itu turun
Hamseger membenci apa dulu ? membenci sesuatu yang tidak baik itu wajar. sedang orang2 yang komeng diatas diajari untuk membenci perbuatan baik, itu wajar ? ente diajari fokus pada kesalehan ritual, dan melupakan kesalehan sosial, padahal ente hidup ditengah masyarakat dimana peran hubungan s
https://s.kaskus.id/images/2021/10/18/10705984_20211018110550.jpg https://s.kaskus.id/images/2021/05/04/10705984_20210504074935.jpg kacung arap sarap. :beer:
"Dalam forum yang sama, Anies juga malah sibuk menghitung curah hujan dan lagi-lagi menyalahkan jumlah air yang jatuh ke bumi. Ini sama saja Anies hendak mengatakan "wahai air hujan, please jangan turun banyak-banyak dong.," sambungnya. Dan ini aneh betul betul aneh, ini bukan kamp...
“Lama kelamaan, tatkala kita melihat perbuatan-perbuatan kekufuran dia kita jadi biasa. Tidak ada yang awalnya kita benci kita malah bisa jadi cinta sama dia, itu yang ditakutkan,” kata Ustaz Dr. Syafiq Riza Basalamah. https://s.kaskus.id/images/2021/05/04/10705984_20210504074935.jpg tuak :be...
https://s.kaskus.id/images/2021/10/12/9098606_202110120903180900.jpg kristologi disamakan dengan kriminologi dan penyakit ?? tuak :beer: https://s.kaskus.id/images/2021/10/15/10705984_20211015043139.jpg vs https://s.kaskus.id/images/2021/06/10/10705984_20210610115212.jpg bagai langit dan
11000 T dibuat bahan colian terus, sudah ketaker kapasitas otak lu kacung arap. kebanyakan minum kencing onta lu.
penyesatan ala tgupp semua tahu gusuran yang lalu itu mendapat rusunawa. kalau warga yang gak mau ke rusun, salah siapa ?