Jaman sekarang bukan jamannya bedil musket dan kapal laut galleon lagi, sekarang jamannya timur bangkit menyalip barat bukan di belakang barat terus
Dah mending lo pergi ke amrik Sono biar jadi korban mass shooting daripada nyampah di forum ini : https://www.tribunnews.com/internasional/2022/10/10/sosok-novita-kurnia-wni-asal-semarang-yang-jadi-korban-tewas-penembakan-di-texas-amerika-serikat
Terlalu memuja barat amrik, negara pengusung HAM tapi penembakan massal terjadi tiap detik disana, padahal mencabut nyawa orang seenaknya dengan penembakan bukanlah hak asasi malah pelanggaran berat HAM
hadramaut.boy itu sih potongan bule, kalau arab jatuhnya mirip latin atau India, jarang ada yang rambut pirang mata biru kecuali di daerah levant dan sekitarnya yang memang sejak dulu basisnya crusader Timur tengah, tuh di daerah itu masih banyak Arab yang kulitnya putih-putih turunan crusader le...
Gak tertarik ah, biasa cewek Arab gendut montok-montok kebanyakan makan daging onta dan minyak samin, harusnya jaga diet seperti penari tiang di negara barat, buat arab sudah betul cocok tari perut aja
CMS830 antiketek si Wanda gak melek hukum sepertinya harusnya bisa sewa pengacara buat gugat balik tuh rumah + bangunan
Cuma ott satu, aslinya kalau ditangkap semua kantor plokis senusantara bakal kosong melompong :takut:takut:takut
Penutup clit itu sama seperti kulup pada pria, bukan cuma ngurangin sesitivitas, tapi juga demi kebersihan supaya gak ada kuman numpuk di dalam
Adek gw yang dibuang cuma jenggernya dikit, clitnya aman damai sejahtera sampai berumah tanggal detik ini
antiketek ya salah ya surat SIP dah mati sejak 10 tahun lalu gak diperbarui, giliran kena serobot mafia tanah akhirnya jadi drama
antiketek nah itu dia mafia tanah, pasti ada main sama orang dalam bon, soalnya mustahil ujug2 keluar shgb gaje padahal sudah tanah milik negara
antiketek nah itu dia, lahannya kok bisa shgb a / n si ntu padahal biaya segede gaban kecuali ada backingan oknum, kalau gak mustahil keluar tuh shgb
Sama aja ulama ama dukun, cuma bedanya kalau dukun pakai mantra bahasa lokal dan sesajen nasi tumpang etc, kalau ulama biasanya pakai tulisan Arab atau biasa disebut tulisan jisim, ditulis di kertas, kertasnya dicelup diair sampai tinta luntur atau dibakar dan abunya dimakan, biasa untuk menyembu...
Idenya bagus to keep economy afloat, tapi kalau diterapkan kesini bisa-bisa besok pagi terjadi revolusi besar-besaran seperti srilanka atau bahkan sama seperti di suriah