agama asli nusantara itu animisme dinamisme, gak laku di negeri sendiri, agama asing impor dari india yaitu hindu dan budha lebih populer di jaman dulu, selama penjajahan bangsa barat agama yang populer kristod impor dari eropa, sekarang yang populer islam yang juga impor dari arab
syahwani.kaskus itu subkontraktornya milo di pabrik bekasi dan sidoarjo, bahan bakunya impor dan impor itu mahal, belum lagi korupsi di manajemen, + kalau di negeri jiran lebih banyak krim susu dan ekstrak sereal + coklat, sementara di indon kebanyakan pati kernel minyak sawitnya jadi agak hambar...
mugirin2 oh baguslah punya garmen di jateng, berarti memang sepatu nike dimari gak laku, selain karena belanja ol, juga kurang promosi ditambah wabah covid, mantap dah
yang milo singapore lebih gurih lagi gan, sumpah deh, harga beda tipis dengan yang buatan malaysia, buatan indon jauh dibawah milo jiran terlebih made in singapore
halah kontowl, lagu nasional 'dari sabang sampai merauke' aja nyolong dari lagu kebangsaan perancis 'la marseillaise', bukti bahwa produk asing lebih superior ketimbang indon, lagian anggota dpr dan pejabat yang kaya aja mobilnya kebanyakan impor dari luar negeri, minimal lexus buatan jepang asli...
kalau ngenthod itu ibarat perang, ngocok itu ibarat latihan nembak di firing range, semakin banyak latihan semakin jago bertempur di garis depan
kemungkinan lain : 1. Jadi korban trafficking di negara lain 2. Sudah mokat dimutilasi sama lekongnya di jerman sana
baguslah diganti robot, jadi penularan virus corona dapst diminimalisir, setau gw robot rentan dengan virus komputer bukan virus corona, itu juga kalau AI nya gak diupdate lama dan enkripsi datanya masih low grade bukan military grade
kingkong lokal mirip dengan negro di USA, kalo gak ngerusuh, jualan narkoba dan senjata ya minta merdeka, bagusnya digencet di leher oleh aparat seperti di minnesota kemaren