Hutan sawit sama2 pohon kok.. :lehuga https://s.kaskus.id/images/2025/12/04/1221131_20251204103911.jpg
rp.3000000 Emang sifat natural pengusaha pasti mau cuan maksimal. Prinsip ekonomi dasar: keuntungan maksimal dengan pengorbanan atau biaya sekecil mungkin. Yang mustinya mengontrol adalah penegak aturan. Malah penegak aturan ikutan nyari cuan. Bye bye deh, silahkan bayar biaya perbaikan infrast
rp.3000000 Perusahaan dan pemegang sahamnya yg mau cuan maksimal. Didukung oleh pemerintah yg mau kena cipratan cuan-nya juga. Padahal harga CPO, kayu, kertas mengikuti harga dunia. Jadi mau biaya seminimal mungkin, cuan semaksimal mungkin. Yg jadi korban ya kerusakan lingkungan jadi maksimal.
Bahas sendiri aja kalo mau. Karena ane kerja di bidang saham, ane tahu alasan pasti kenapa ini naik, dan kenaikannya itu semu alias "gorengan". :malu
rp.3000000 Berkontribusi bisa berkontribusi minimal, bisa berkontribusi maksimal. Kalo mindset negara miskin, yg penting cuan dulu, masalah lingkungan jadi prioritas urutan belasan. Jadi kontribusi kerusakan lingkungannya maksimal
pembangunan = merusak lingkungan itu mindset negara miskin & korup. makanya rakyatnya jg ikutan korup aja lah sekalian. Nggak korup malah rugi. :1thumbup
Karena dulu SBY meninggalkan kondisi yg jauh lbh baik daripada Mulyono. Jadi sekarang udahlah Wowo nya begitu, Mulyono juga ga nolong.
Hasil nyatanya bencana gini ya pak? :lehuga https://s.kaskus.id/images/2025/12/04/1221131_20251204064615.jpg
mabdulkarim beacuka1 Rata2 penurunan nilai IDR vs USD setahun itu di 3-4%. Bunga deposito USD di bank terbesar di SG, 3,6an%. Bunga deposito di SG tidak dikenakan pajak. Jadi total dapat return 3+3,6 = 6,6% Maksudnya simpan pinjam itu bisa di perbankan. Kan ada LPS katanya, masa ga percaya LPS..
mabdulkarim beacuka1 Maap, tapi cuan itu ga mengenal nasionalisme. Kalau bisa dapat cuan 6-7% di deposito USD tenor pendek 1-3 bulan. Buat apa lagi beli FR atau SBN yang punya tenor panjang? Emas juga boleh jadi opsi. Tapi pegang emas itu kurang lebih sama dengan pegang valas, karena emas itu as
beacuka1 mabdulkarim Emangnya dengan ada LPS, risiko tabungan hilang jadi tidak ada? Dulu pas jaman SBY, bunga LPS itu setara atau di atas BI rate, kalaupun di bawah BI rate, tidak sampai 1%. Sekarang bunga LPS ada di bawah BI rate, dimana itu sudah anomali. Dan fungsi LPS jadi kurang relevan lag...
beacuka1 BI era orba itulah yg menyebabkan Krisis Moneter 1998 di Indonesia paling parah dibanding negara ASEAN lain.