Malam ini aku begitu merindukanmu, Sayang. Sangat merindukanmu. Aku ingin sekali menyapa seperti biasanya, tapi aku sadar diri bahwa aku menjadi aku telah melukaimu sedalam itu kemarin. Aku ingin menyapamu sebagai orang lain, tapi hatiku selalu saja sakit. Aku ingin kau mencintaiku, bukan orang lai
Aku tidak tahu apa yang bisa membuatmu tertarik hingga jatuh cinta padaku. Aku pun tidak tahu apa alasanmu begitu mencintaiku. Padahal mereka selalu membanggakan cintanya padamu. Cinta yang begitu luar biasa hingga pada suatu titik, aku memilih menyerah. Apakah aku berlomba untuk mencintaimu? Apaka
https://s.kaskus.id/images/2021/05/08/9532339_202105080819070653.png Masih tentang rasa yang sama. Kenapa harus sama? Tidak bosen mengulang sesuatu yang sama? Karena rasaku masih sama. Jika suatu hari ada yang berbeda, mungkin ada yang lain dengan rasaku. Maka nikmati saja hadirku selagi masih
Masih mencintaimu Selalu mencintaimu Terus mencintaimu I miss you so bad, Sweetheart. ❤️❤️❤️ Rindu nie membunuhku. 🤧🤧🤧 https://s.kaskus.id/images/2021/05/08/9532339_202105080817500606.png
Sekian lama tak pernah bermimpi tentangnya. Namun beberapa malam nie selalu saja datang menghantui. Ada apa? Apa yang terjadi? Jika kala itu bermimpi tentangnya akan wanita-wanita dan perasaan, kini seperti dibawa ke dimensi yang berbeda. Ada rasa yang begitu dalam dan jatuh pada sesak atas sesal.
Cinta adalah kemurnian itu sendiri. Aku tak akan pernah membenci cinta. Bagaimanapun cinta telah mengajariku proses sampai ke titik sekarang. Bagaimana berjuang'y dalam bait doa setiap malam, hingga harus dipaksa menyerah, lalu berakhir pada titik kepasrahan. Tuhan tahu yang terbaik atas diriku, t
Hujan gerimis mengundang Melenggang malam kelabu menghitam Cahaya kian pudar di balik keheningan Merana sepi tanpa tambatan jiwa Aku masih di sini Berteman harapan menanti hadir Akan datangmu yang kian angan Tersapu rindu berselimut nestapa
Yang terjadi biar saja terjadi, nyatanya aku tetap di sini, mencintaimu bersama waktu yang terus saja berlalu. Menatapmu di kala bintang bersembunyi di balik malam, rasanya begitu sangat merindukan. Menatap matamu, mengagumi senyummu, mencintai apa yang ada di dalam dirimu. Ketika senandung melag
Waktu telah membuat perjalanan yang begitu indah. Dimana terlahir sebuah jiwa yang baru, di dalam tubuh usang, dengan pemikiran meluas. Aku terlahir dengan begitu berdarah-darah, menekan rasa sakit, ditabur gliter-gliter gelisah, kecemasan, dan berbalut ketakutan. Namun waktu telah menopang dan me
Sudahi jarak ini, rasa rindu kian mencabik. Mengoyak dahaga akan kasih. Tak ada yang berarti selain hadirmu di sini. Tak ada yang baik-baik saja, hatiku menjerit, menampik risau, nyatanya masih saja tenggelam dalam perih. Rinduku kian menusuk, begitu bau busuk, hingga tak mampu ku bungkus. Terciu
Di bawah langit keagungan Kusebut namamu tanpa jeda Meski jarak begitu mengular Merintikkan hujan kerinduan Cintaku tetap menghamba Padamu yang kupuja Di setiap doa dalam lantunan kata Kaulah kekasih yang selalu kucinta Cintaku tak akan pernah berhenti Meski dunia begitu membenci Hadirku tetap kan
Biarkan dunia mengetahui bahwa kita begitu saling membenci. Nyatanya debar hati tak mampu berdusta, setiap bait rindu selalu terhubung. Hati kita saling menyentuh. Aku, kekasih yang selalu mencintaimu di balik awan. Menjadi jalanmu untuk pulang, menjadi rangkaian kenyaman bagimu untuk menutup mata
Ada kalanya saling melukai untuk mengerti satu sama lain bahwa luka memang sesakit ini. Ada kalanya saling memberi jarak untuk mengerti bahwa jeda itu membuat rindu semakin mendalam. Ada kalanya saling merasa benar untuk memahami bahwa ego begitu menghancurkan. Ada kalanya saling kehilangan untuk
Aku, kekasih yang selalu membisu ketika duri-duri itu menghunus, perih, sakit, dan merindu adalah bagian kenikmatan mencintaimu. Aku, kekasih yang selalu bungkam ketika melihatmu berbagi kasih selain padaku, ada bahagiamu sudah cukup bagiku. Aku, kekasih yang tak pernah lelah untuk mencintaimu, me
Tak akan pernah ada yang pergi, meski kehilangan itu akan selalu terjadi. Kita akan terus terlahir kembali menjadi bayi-bayi mungil yang saling mencintai. Meninggalkan ataupun ditinggalkan hanyalah tersurat di mata orang riuh bertepuk tangan. Nyatanya tersirat begitu kembali saling menarik ikatan h
Dentuman riuh itu selalu saja menyebut namamu. Debar-debar berkecamuk tanpa henti melantunkan lagu. Aku yang terus sakau tak mampu mengobati rindu yang kian membunuh. Satu per satu ragaku menghilang di balik kelamnya malam. Merintih, menangis, dan menjerit akan namamu. Yah, kaulah kekasih yang sel
Jatuh cinta padamu adalah sebuah keindahan yang terus berulang-ulang. Meski berkali-kali rasa sakit itu menusuk hingga tubuh membeku terbunuh. Nyatanya cinta itu pula yang menyembuhkan, merangkul, dan memelukku untuk kembali bangkit menerimamu kembali. Rasa itu akan terus ada, tak payah untuk se
Mencintaimu itu tidak mudah, bagi orang, aku adalah kebodohan yang terus saja mengulang dan bertahan untuk terus mencintaimu. Namun aku adalah pengabdian yang terus bertahan untuk mencintaimu. Pengabdian akan bagaimana aku terus menerimamu di setiap kepulanganmu. Tidak ada yang mudah mengikat ja
Sudah kukatakan bukan cinta yang dewasa itu sangat sulit sekali. Tapi dia tidak mencintaimu? Itu hak dia, sedangkan keputusanku adalah terus mencintainya. Aku memiliki cintaku, cintaku ada, tapi tidak ada hasrat untuk memilikinya. Aku sudah berdamai dengan ego, ambisi, hasrat, dan obsesi untuk mem
Cinta adalah cinta sebuah kemurnian, tidak ada alasan untuk menjadikan cinta itu sebuah ketertarikan. Cinta adalah cinta sebuah kemurnian, tidak ada ego untuk sekedar obsesi memiliki. Cinta adalah cinta sebuah kesadaran bahwa Cinta Tuhan adalah segalanya, sehingga mencintai hambanya adalah keindah