Teroris arsa sudah semestinya dibantai :shakehand Rohingya my ass, teroris nyerang sana sini kok dibela :thumbdown
Teroris arsa jembud memang sudah sepantasnya dibantai Sama kayak abu sayyaf atau daesh telek, sebaiknya dibombardir aja markasnya biar sekalian mati semua :beer:
Ini manusia sampah memang sudah sepantasnya mati dan dihina hina :anjing::berbusa Dari sampah lahirlah organisasi sampah (isis aka daesh) yg juga sepantasnya dibantai dan dihina hina :tai: :najiss Perempuan yg join isis aka daesh fix pramuria semua, bosnya aja mucikari :beer:
negara lain biarin, mereka rokoknya sampah makanya gak laku justru mereka yg tertinggal rokok cuma bawa rugi, gak bisa sumbang banyak buat negara beda dgn dsini, rokoknya enak, banyak yg beli dan bisa nyumbang banyak buat negara
yg penting jgn sampe kyk australia orang asli sana digusur teroris bule bagaikan infeksi jamur, skrg bulenya sudah menyebar memenuhi setiap kota dan posisi pemerintahan disana
kalo sampe IBU kolaps yang untung pesaing2nya. kalo tetep survive yang untung ya komisaris,direksi dan pemegang saham IBU. gimanapun nanti endingnya yg untung ya korporasi2 itu. petani gimana? petani sampe sekarang ya gitu2 saja,kalo pas lagi beruntung ya dapat margin gede. selisih harga 1rb-2rb pe
punya mentan kepinteran ya gini ada pula yg bilang sudah melakukan penyelidikan sebulan :gila: kok penyelidikan sebulan hasilnya malah kacau balau, kemampuan menyelidikinya cuma segitu aja?? :gila:
lagian ngitung kemahalan nya dari mana ya? mentan bilang keuntungan 200% itu dapat angka darimana? dari kedunguan itu mentan bilang 10 ribu dikali 1 juta hasilnya 10 trilyun :capedes sudah mulai kebayang kan kapasitasnya? :najiss http://www.posmetro.info/2017/07/kata-mentan-total-kerugian-10-tr...
banyak omong penyelidikan sudah sebulan, tapi hasilnya cuma di proses gara2 jual beras kemahalan :gila: hebat kualitas penyelidikannya, salut :najiss