Yah gmna , gw malas memfitnah. Tapi dilihatnyakan selalu mengikuti komando. Yasudah , sekarang berani atau tidak menyebutkan nama?
Masjid tanpa perlu ttd 40 orang, beberapa ada yang tanpa imb , beberapa ada yang jadi tempat simpatisan kader. Masih saja shalat di trotoar. Memalukan :wakaka
Goblg , ujungnya malah minta yah habibanah pulang. Apa enggak malu bahwa Arab sendiri lho yang mengjengal masalah overstay . Tukang fitnah aja luh
Het dah, gw lihat hujan sebentar doang udah jadi genangan lagi, apakah pemimpin sekarang sudah merasa takabur ??
Turut berduka cita kepada almarhumah si ibu , semoga diberikan tempat terbaik disisi Allah . Dan untuk wan abud, ini masih Oktober lho . Akibat demo semoga tuh halte kaga di markup anggarannya.