Para bos bos rokok kala pandemi gini masih bisa gibas gibas duit ,tapi yang merokok?kebanyakan kalang kabut.
Kalo kata ade rai yang bikin rileks bukan rokonya,tapi ketika merokok otomatis perokok melakukan semacam deep breathing dan itu yang menenangkan pikiran jadi seakan rileks.
Terbantu banget si kalo emg bisa sekolah di negeri,inget dulu kuliah ,uang masuk awal + semester 1 cuma bayar 2,5 juta,semester selanjutnya sampe lulus ttp 2,5 juta doang.
Ga relevannya juga karena salah satunya ditambah tuntutan gaya hidup,contoh : nyicil rumah,motor/mobil,hape dll dan semuanya cicilan ribawi,ya pasti bakal ga bakal cukup terus.
Kan buah juga makanan?mungkin yg di maksud makanan olahan kali, Ya bagus si sbg salah satu upaya perlindungan konsumen terutama yg muslim,karena kan gatau buah yg dijual itu nanem sendiri atau beli pada agen. Lebih baik lagi kalo sertifikasinya itu gratis.
https://www.google.co.id/amp/s/amp.kompas.com/ekonomi/read/2012/07/26/17080825/cukai.rokok.tidak.sebanding.dengan.biaya.kesehatan Perusahaan rokok adalah salah satu perusahaan yang tetap untung walau di terjang pandemi covid-19. Berdasarkan lap keu sampoerna Q1
https://www.google.co.id/amp/s/amp.kompas.com/ekonomi/read/2012/07/26/17080825/cukai.rokok.tidak.sebanding.dengan.biaya.kesehatan
Pendapatan dari cukai rokok ga sebanding dengan cost yg dikeluarkan untuk jamkes orang orang yg kena penyakit akibat rokok.
Yang bilang ga bolehin kerja sama dalam urusan dunia dengan kaum kafir artinya orang itu berlebihan dalam beragama.
friendzone.dude wkwwk bner juga ya gan,rata rata keturuan china disini nama aliasnya pake nama jawa,haha
kinggidorah666 https://www.google.co.id/amp/s/economy.okezone.com/amp/2019/09/06/320/2101664/selalu-impor-singapura-pun-ingin-swasembada-pangan
kinggidorah666 gini gan,kalo misal negara yg ekspor makanan pokoknya lagi krisis juga sehingga uang tidak berrti untuk mereka karena mereka para petani dan peternak punya bahan makanan sendiri untuk mencukup keluarga dan negaranya dan tidak mau di ekspor,lalu mereka yg berharap dari import mau ma...