Duka dan suka menjadi seirama lagu, matahari di luar, matahari dalam hati menyatu dalam kepiluan sukmaku.”
aku masih terlalu kanak-kanak untuk mengiringi langkahmu. Untuk lembar-lembar berikutnya, tulislah kisah barumu.”
Kali ini pagi menceritakan tentang dingin malam, tentang kopi yang begadang, dan doa-doa sisa air mata.”
Ketika sedang diliputi rasa galau, banyak perempuan ingin mengekspresikannya melalui kata-kata yang puitis.
Adakalanya kita merasa deg-degan sekaligus bahagia, tapi terkadang bisa juga kita merasa sedih dan patah hati.