Pelaku utama = orang yang menarik pelatuk Kasir = alat / senjata yang dipakai Logika hukum JPU = menyalahkan alat, bukan niat dan tindakan
"Selama ini ketika pemerintahan itu melakukan kebijakan, maka dengan sontak apabila netizen beranggapan kebijakan itu tidak berpihak kepada mereka, bahwa pemerintah dianggap arogan," sambungnya. kalo kebijakan dianggap tidak berpihak pada rakyat, ya wajar lah kalo pemerintah dianggap arog
"keputusan ini murni strategi korporasi jangka panjang" (hengkang dari indonesia karena indonesia selalu gak jelas.)
Jika aku mau, aku bisa menguasai mereka lagi, namun sengaja aku tidak menguasai mereka lagi agar kalian tahu mengapa aku menjajah mereka. ~Penjajah
emang pada korup. ikut program dapur MBG bukan karena keahlian, tapi karena pada cari duit, ujungnya pengen ngehandle ribuan porsi gegara maruk, kualitas makanan sudah pasti dikurangi juga. hukum mati itu sudah
pidanakan karena kelalaian.. program pemerintah tuh jangan berorientasi ke profit. cari untung tapi kualitas dikurangi
dulu sering lihat berita makasar kalo tentang tawuran antar univ, kalo sekarang kayaknya sudah agak mendingan dibanding dulu.
"Korban akhirnya memberanikan diri melapor ke petugas piket Polres Kaur. Ia kemudian menjalani pemeriksaan medis." patut di contoh, tidak menutupi borok sesama karena sesama anggota.
gua yang orang kampung suka heran, orang yang kayak begini bisa hidup di peradaban. apa mungkin gua yang terlalu menilai tinggi
di dunia yang ideal pembebasan sandera bisa jadi langkah menuju perdamaian. tapi di dunia nyata, tidak ada logika seperti itu, apalagi kalo berbicara tentang kekuasaan.