"dimana tank Merkava maju sendirian tanpa dikawal oleh infanteri. Dalam perang tersebut, tank yang melindungi infanteri bukan infanteri yang melindungi tank dari serangan musuh." Andai kata dibalik menjadi infanteri yang melindungi tank, yang ada korban jatuh bakal lebih banyak, karena ya
Untuk mengatasi adanya gas yang ditimbun, pemerintah harusnya membuat mengganti warna tabung atau memberi tanda berupa QR code pada gas harga 36.000 , jika terbukti memalsukan beri sanksi berupa uang denda dan kerja sosial.
Niat gurunya baik, agar para muridnya tidak ikut seleksi berdasarkan prestasi, memberi kesempatan kehidupan kepada siswa untuk ikut seleksi dengan cara tes,, terbukti setelah tidak mendaftarkan muridnya di SNBP, beliau melalui dana sekolah, mempersenjatai muridnya dengan bimbingan di GO secara grat
Gak ada hubungannya sama HAM. Justru memberi keringanan terhadap dia, sama saja dengan mengakui kalo kesalahan fatal dia itu bukan apa-apa, sementara manusia normalnya jika melakukan kesalahan yang sangat fatal, ganjarannya adalah mati,, jika menolak kematian dia, sama saja dengan menganggap dia ...
Wajar aja sih kalo kata saya, Selama tilangnya bener (duit gak ditilep), Pelaku tawuran aja bisa dikejar sampai ke pemukiman, begitupula pelanggar lalu lintas,, toh sama-sama pelanggar,, walaupun sebenernya jadi terlihat gak elok polisi berkeliaran di pemukiman. Kalo mau gak ada polisi di pemukim...
Hapus aja itu subsidi. Btw ganti warna tabung gas nya jadi warna putih tulang biar gak kelihatan norak..
Lanjut aja terus, generasi papua lebih membutuhkan. Dengan ada atau tidak adanya program mbg di papua, sekolah tetep dibakarin sama OPM. pengamanan aja harus upgrade.
"Pihak TNI membantah dugaan prajuritnya menganiaya dan menembak korban, dan menyatakan korban terkena tembakan tak disengaja saat berebut senjata milik prajurit TNI." Misalkan memang betul kejadiannya seperti itu, gak mungkin lah bilang tembakan tak sengaja, secara kalo ada yang berusaha