Setai-tainya seorang tai, dia harus pinter menutupi baunya + memiliki citra wangi. Dan sewangi-wanginya tai, dia tetep ampas. Terkutuklah seorang tai yang ingin kelihatan wangi.
“Karena kami (AS) punya uang, kami membeli barang-barang itu. Orang Melayu tidak akan membeli barang-barang Anda. Mereka tidak punya uang,” .: Kalo punya duit, tinggal beli aja barang china lah,, ngapain ngomentari negara lain, ketakutan kehabisan barang china?