AI tuh bagus, karena bisa diajak diskusi, jawabannya lebih objektif, gak mudah baper. Jadi balik lagi ke cara pakainya. Anak kecil yang terbiasa bertanya pada AI juga gak buruk. Asal tetap dalam pengawasan. Yang pasti bukan dalam pengawasan orang tolol.
Gak perlu tulis ulang, Tinggal tambahin aja sejarah menurut keyakinan masing-masing, Lumayan bisa jadi ajang debat, memupuk orang indonesia agar berpikir kritis. Bukannya pemikiran jadi kritis, eh situasi negara yang kritis. Yasallam
replykgpt Solusinya ya bubarkan POS, karena udah gak bisa bersaing. Misal yang komplen itu bukan cuman POS doang, wacana seperti itu masih bisa dipikir ulang, tapi ini kan yang komplen cuman POS.
Misal gak ada gratis ongkir pun, gak bakal ada bedanya. Gratis ongkir itu, salah satu alasan orang mau beli online, gratis ongkir dibatasi, pembelian online pun berkurang, otomatis pendapatan negara pun berkurang. Sedikit membantu POS, tapi bikin rugi di sektor lain. replykgpt
harusnya Indonesia jadi Supplier tentara bayaran. sebagai awal percobaan bisa kirim ormas paramiliter ke medan konflik, lumayan buat tambahan devisa.
"Kita menganggap itu soal komunikasi yang sepatutnya bisa dididik agar tidak melakukan hal yang sama karena belum sampai ada kerugian apapun" "ada korban kerugian pun kita bisa lakukan itu penyelesaian secara kekeluargaan," ucapnya. - "Intinya iklim bisnis, usaha, saat in...
Reputasi menurun atau tercoreng juga termasuk kerugian, apalagi dalam kasus ini bukan karena kebodohan tidak disengaja, tapi sudah jelas-jelas malak.
"menyatakan bahwa dalam memimpin, tidak selalu harus ada uang karena rezeki akan mengikuti. Ia juga menyinggung bahwa raja-raja zaman dahulu tidak menyusun APBD, dan VOC membangun Gedung Negara di Cirebon tanpa persetujuan DPR2. Pernyataan ini dianggap merendahkan DPRD Jawa Barat, sehingga F...
peantren jadi tempat rehabilitasi. cerdas. “Mungkin ada gubernur seperti Gubernur Jawa Barat yang mengirim anak-anak bandel ke barak. Nah, ini bisa dikirim ke pondok-pondok pesantrennya PUI mungkin,” ujar Gibran. dari tulisan yang digarisbawahi, terlihat dia juga bingung gak yakin akan jawaba...
"Mari kita renungi, kita ini bekerja buat siapa dan untuk siapa?," tutupnya. nyuruh iblis untuk merenungkan dosa.