Pengen bgt jane tp pie neh Jadwal kondangan hihihi Salam wae kanggo kontjo kontjo sik loetjoe loetjoe yah kondangan :( duh.. yawes suk taak sampekne mbek kontjo kontjo :kisss
Haduh pengen nonton tp kok jam e n hari ne pas jadwal sibuk ki Sukses wae yah acarane Salam ngakak wah jyaan.. nonton noh kang..
di enter2 atuh gan biar lapang yg baca ga mepet2 :malus ijin nenda di sini ya :) maaf gan maaf.. spacenya mepet soalnya, pengennya 1 bab jd 1 post :) maaf gan.. silakan membaca gan :) terimakasih berkenan membaca gan :kisss
sekian Secangkir Asmara dari saya semoga berkenan dan berkesan dihati para pecinta sekalian.. :kisss regards, @dvshkvn
Surat ketiga belas April Tersebut, lelaki sederhana yang istimewa. untuk setiap ucapan selamat pagi, yang tidak ternyana membuat hariku cerah sedemikian rupa, meski hujan tak henti menghujam kotaku. Terlebih senyummu yang tak jera kau beri hanya sekedar untuk memicu aura positif di sekitarku. membe
Bab 12 Potongan Cinta Terakhir. 05.30 Sepagi ini aku sudah sibuk berkutat dengan blogku. Menulis sesuai kehendak jemari kemanapun mereka ingini. Menulis sesuai hati. Memilih sesuai hati. Dan ya, berpikir logis pun juga harus sesuai hati. Seluruhnya harus ada sinkronisasinya, semuanya harus sesuai d
Perjalananan pulang mala mini terasa lebih menusuk. Di daerah utara memang anginnya lebih terasa dingin karena dekat dengan gunung. Dan kesalahan besar untuk lupa menggunakan jaket untuk berkendara pada malam yang mulai larut seperti ini. Aku melajukan kendaraanku sedikit cepat, ingin cepat sampa...
BAB 11 Keputusan. Kegamangan. Kenyataan. Hari yang, cukup.. yah.. tidak melelahkan fisik sebenarnya, tapi melelahkan batin lebih tepatnya. Sepanjang aku mengingat seluruh kejadian itu memang membuatku lelah. Terutama bagian-bagian kosong yang sampai sekarang aku tidak tau apa isinya, bagaimana rasa
Bab 10 Ultimatum Rasa; 20.30 Aku membayar bill dan memberi tips ekstra pada pelayan. Mereka pantas mendapatkan itu, aku terlalu lama terdiam dan merenungi semua hal hal itu. Seluruh kenangan penuh cecap rasa yang aku bahkan tidak membayangkan sebelumnya. Tegur sapa pelayan di dekat pintu mengisyar
BAB 9 Tentang Jarak; 695 km. 20.15 Aku tidak pernah menyangka hal ini ada, aku tidak pernah mengira bahwa aku diberi sebuah masa untuk menghadirkan perasaan yang sebelumnya sudah kukubur rapat-rapat ini. Aku menyeruput hazelnut dingin yang esnya sudah mencair. Ada rasa manis pahit sekaligus hamba...
Bab 8 Konspirasi Rasa, Kolusi Semesta. 19.47 Aku masih menangguhkan kepergianku dari tempat ini, entah mengapa cerita ini sedang seru-serunya aku ingat kembali, apalagi masa-masa terpurukku dari Yudha dan akhirnya justru membuatku kembali terngiang akan Bian. Iya, setelah sebuah note yang kutemuka
Bab 7 Sebuah Teka-Teki untuk Mara 19.28 Semakin malam, tempat ini bukannya semakin sepi, melainkan semakin ramai dengan lalu lalang orang, aku memutuskan untuk cepat cepat menyelesaikan ceritaku hari ini dan pergi dari tempat ini. Kehidupan tidak pernah berjalan mulus, sama dengan proses yang ti...
BAB 6 Berdamai dengan Tuhan 19.00 Sudah dua jam lebih aku disini, selama itu pula aku mencoba meniti kembali detik demi detik dari perjalanan kehidupan yang kujalani dengan berbagai problematika dan ketidakstabilan keadaan, masa-masa sulit sekaligus membanggakan. Setidaknya ini apresiasi untuk dir
BAB 5 Transisi Kehidupan: Sebuah Perubahan. 18.40 Hujan lagi. ternyata malam minggu kali ini tidak seperti yang mereka harapkan. Reda hanya sejenak datang. Tetapi hujan mengambil alih kembali. Membuat keluhan-keluhan pejalan kaki. Membuat macet jalanan. Hujan membawa perubahan pada malam minggu