Kalau gw lihat, si Ronaldinho enggak keterlaluan sih ngecengin doang... Cm kok jadi boommm jangan2 disetting buat naiki n kangen bend lagi. Ngepasi kangen band lg rilis album baru🤣🤣🤣
Judulnya sama kaya yg gw pikir... Intinya orang Indonesia suka saling menghujat. Di socmed hate speech udah biasa. Beda pendapat langsung baik2 kin nganjing anjingin😆😆😆
Dulu di jogja ada warnet yg nyedianin b**3p. Enggak di folderin tapi di sebar di data D client2. Itu warnet penuh bgt sampai antri. Termasuk gue 🤣🤣🤣🤣 Jaman flasdisk 125 Mb seharga 125 rb
Dulu di puja puja sekarang di korek2 pantatnya🤣🤣🤣 Gw masih ingat IG gue di serang fans boi nya si Ronaldinho gara2 gw bilang, suaranya biasa saja cm menang lebay di cengkok2in😂😂😂
gatra 15 SEKALI-SEKALI terdengar petir bersabung di udara. Setiap kali suaranya menggelegar memenuhi lereng Gunung Merapi. Hujan diluar seakan-akan tercurah dari langit. Pada saat malam sudah mulai merambat dan hujan yang tiba –tiba turun dengan deras. Arya Gading dan Doran justru berjalan meny...
Padahal dulu dua bocah ini di puja puji layaknya kerang ajaib. Si tri ini dulu perjuangannya untuk dikenal emang patut diapresiasi. Ngemen di seputaran malioboro pake soundsistem. Sempet kaget pas dia bisa tenar. Cuma klo menurut gw sih suaranya biasa saja. Note ya gw pernah Komen ttg suara si tr...
gatra 14 DENGAN HATI-HATI Arya Gading merayap di antara batang pohon kamboja serta nisan nisan yang membujur ke utara. Dalam kegelapan, matanya yang tajam melihat pertempuran itu berlangsung dengan sengitnya. Sekali sekali Ia mendengar teriakan-teriakan kasar. Umpatan-umpatan dan juga perintah-...
gatra 13 KI BEKEL PUN segera memberi isyarat kepada Ki Jagabaya, agar para bebahu segera disiapkan. Mereka akan menebar dan mempimpin kelompok-kelompok laki-laki dan anak-anak muda dari padukuhan. Bahkan ada di antara mereka bekas prajurit yang sudah terbiasa bermain dengan senjata pula. Ki Jaga...
gatra 12 SAMPAI MENJELANG tengah malam pesta pernikahan puteri Demang Dadap Ayam di desa Watu Wungkur dengan putera Demang Jambar Paksi masih kelihatan meriah. Tamu-tamu duduk di kursi masing-masing sambil menikmati hidangan dan minuman yang diantar para pelayan serta sambil menikmati gamelan da...
gatra 11 MAHESA BRANJANGAN menghela nafas panjang. Terlihat jelas penyesalan di wajahnya. Mendengar cerita yang dituturkan oleh Mahesa Branjangan Arya Gading pun tampak terpukul. Pemuda itu menyandarkan tubuhnya di pohon randu alas. Setelah beberapa waktu keduanya terdiam larut dalam pikirannya ...
gatra 10 DAN YANG mengherankan, tetapi juga agak menjengkelkan Mahesa Branjangan, orang itu masih saja bangkit sambil tertawa lirih. Katanya, “Marilah kita keluar, supaya kita tidak harus berdesak desakan dengan dinding-dinding ruang ini.” Mahesa Branjangan tidak menjawab. Ia langsung melang...
gatra 9 DILUAR SADARNYA, Arya Gading terbungkuk. Namun dengan cepat pula lawannya menyapu kedua kaki Arya Gading yang mulai terhuyung. Dengan kerasnya tubuh Arya Gading seperti dibalikkan sepasang tangan raksasa. Tubuhnya dengan keras jatuh terjengkang mencium tanah. Mata Arya Gading menjadi gel...
gatra 8 TERNYATA KI BEKEL juga merasa heran melihat kedatangan ki Jagabaya bersama tiga orang kerumahnya. Di wajah mereka nampak persoalan yang membebani mereka, sehingga mereka harus datang menemuinya. “Apakah Ki Jagabaya tidak dapat menyelesaikan persoalan mereka sehingga mereka harus datang...
gatra 7 “Sukro akan menemanimu, ngger”, berkata Pamingit. Beberapa saat kemudian Pamingit telah datang bersama seorang kawannya. Bertiga mereka pergi ke kuburan untuk membuktikan, apakah yang dilihat Arya Gading semalam bukan sekedar sebuah mimpi atau khayalannya saja. Mendengar tentang hal ...
gatra 6 KETIKA KEMUDIAN Arya Gading sudah menjadi kenyang, maka ia pun segera membayar harga nasi yang dimakannya. Dari penjual nasi tumpang, Arya Gading bergeser duduk di dekat penjual wedang sere. Sambil menunggu penjual kelapa itu menghabiskan dagangannya, maka Arya Gading pun minum wedang ser...