gatra 45 SEKILAS ANJAM KAYUWANGI melihat bagaimana Kuda Merta bertempur melawan beberapa orang yang menyerangnya. Putaran pisaunya benar-benar membatasi kemampuan gerak lawannya. Pisau yang disangkutkan pada ujung tali itu tidak saja berputar seperti baling-baling, tetapi kadang menjulur mematuk ...
gatra 44 PERLAHAN-LAHAN orang-orang yang memasuki halaman itu merayap semakin dalam. Seperti pesan yang telah mereka terima, maka mereka pun segera mengambil tempat mereka masing-masing. Dua kelompok dari mereka harus menyergap para cantrik yang bertugas di gardu depan. Sedang sekelompok yang lai...
gatra 43 SENJATA BAGUS ABANGAN menjadi semakin dahsyat berputar-putar mengitari tubuh lawannya. Bagaimana Banaspatipun telah mencapai puncak kemarahannya. Dengan demikian maka pertempuran itu menjadi bertambah seru. Sebenarnyalah Bagus Abangan memiliki beberapa keanehan. Ia mampu meloncat-loncat ...
gatra 42 SEMENTARA ITU wajah langit di sebelah barat mulai membayang cahaya kemerah-merahan. Tiba-tiba di daerah utara tampaklah langit berwarna darah. Disusul oleh bunyi kentongan titir, berturut-turut. Kobaran api seakan – akan hendak menjilat langit dan melampaui tingginya gunung Merapi. Mah...
gatra 41 DENGAN DEMIKIAN, maka semakin jauh matahari menjelajahi langit di sebelah Barat, maka ketegangan-ketegangan menjadi semakin nampak. Baik di padepokan Pasanggaran, Cangkringan, maupun di padukuhan –padukuhan sepanjang kaki Merapi di sebelah selatan. Sekelompok kecil orang-orang yang tid...
gatra 40 “TENTU BUKAN PEMBURU,” keduanya mendapat kepastian. “Pemburu-pemburu tidak akan menyembelih kambing di hutan perburuannya. Dan hal yang aneh juga. Ditempat ini tidak ada kambing liar. Jadi kambing itu bisa jadi dicuri dari kandang padukuhan di sekitar tempat ini” Karena itu, maka...
gatra 39 “ITULAH YANG PENTING. Memang persoalan-persoalan yang kadang-kadang tidak pernah kita duga sebelumnya. Aku akan memerintahkan para pemuda yang memiliki kemampuan lebih untuk menelitinya.” “Jangan tergesa-gesa, adi. Jangan sampai anak –anak muda itu yang akan menjadi korban” “...
gatra 38 MAHESA BRANJANGAN dengan cepat tanggap akan keadaan itu dengan sigap tanpa menarik kecurigaan dari orang –orang yang berada di tepi sungai lelaki itu berbisik, “Jangan terjadi bentrokan dengan orang-orang itu sekarang” “Baik kakang” desahnya. “He!” tiba-tiba mereka mendenga...
Itu di forum sebelah banyak iklan cuckold 🤣🤣 Bukan money oriented sekedar memenuhi hasrat fantasy nya
gatra 37 HARI ITU Padepokan Pasanggaran yang dulunya bernama Pandan Arum masih dicekam dalam ketegangan yang tiada bertepi. Para cantrik masih tetap waspada dan berjaga –jaga. Keadaan padukuhan di sekitar kaki Gunung Merapi masih sering kali di teror oleh orang –ornag yang tidak dikenal. Ki A...
gatra 36 BAGUS ABANGAN benar –benar dalam situasi yang terjepit. Sambaran –sambaran ujung senjata para anak buah Macan Ireng yang mengeroyoknya semakin deras. Bagai hujan yang terus menderanya. Beberapa kali Bagus Abangan terpaksa bergulingan di tanah untuk menghindari tebasan ujung pedang. N...
gatra 35 KEEMPAT ORANG yang datang itu baru menyadari keadaan lawannya, mereka kini melihat keempat kawannya masih berkelahi dengan sekuat-kuat tenaga mereka dengan senjata di tangan. Namun lawannya yang hanya seorang itu, dengan tersenyum selalu menghindarkan diri dari serangan yang bagaimanapun...
gatra 34 BEBERAPA SAAT sebelum pertempuran itu. Bagus Abangan duduk dibalik gerumbul perdu yang tumbuh subur di hutan itu. Sepasang matanya tajam mengawasi gubug –gubug yang berdiri memerah karena dijilat nyala apa dari sebuah perapian. Sesekali pemuda anak murid Paraji Gading ini mengumpat kar...
Hehhehe... Namanya cerpen Gan. Selingan nunggu mood ngetik ulang tiga bab kidung di tanah jawa yg ke hapus 😁