Ini BPJS beneran perlu dirombak dah , apalagi yang ketika sehat nunggak dan waktu sakit tiba tiba make bpjs bahaya bener ini bisa bisa bangkrut Gk bs gan sekali nunggak atau belum bayar BPJS gbs dipake untuk berobat, apalagi sekarang BPJS tambah ribet untuk milih RS gbs kya dulu yg bs milih sendi
Saya sdh baca dari awal om, di akhirnya ane bingung tp kalo pke logika sih yg megang kepala ya sasongko :( Tuh udah tau jawabannya :D
Saya sih.... Daripada nonton gituan... Mendingan nunggu lanjutan jatmiko the series...:p :D:D:D:D:D:D:D
PART 4Mobil sedan berwarna hijau giok itu tampak melambatkan larinya manakala memasuki kawasan jalan protokol di kawasan Kusumanegara. Warna hijaunya yang kusam di bawah siraman lampu jalan tampak seperti kulit reptil yang sekarat. Meskipun sudah lewat tengah malam menjelang dini hari lalu lintas...
PART 3 Udara malam ini terasa begitu dingin, seolah-olah ribuan jarum es yang tak kasat mata menusuk hingga ke pori-pori terdalam. Saat itu angin bertiup kencang, melolong panjang di sela-sela pepohonan, membawa suara-suara aneh yang samar dari kejauhan. Sedangkan langit tertutup awan hitam yang ...
PART 2 DI DALAM KAMAR yang pengap oleh bau obat-obatan dan aroma kematian yang mulai menguar, Prakoso tidak sanggup untuk menahan kesedihan yang menyergap batin dan hatinya. Ruangan itu terasa menyempit, bayangan perabotan tua di dinding tampak seperti makhluk-makhluk hitam yang ikut berduka dala...
PART 1 LANGIT SENJA mulai redup dan meremang. Cahaya lembayung yang tadi menguning pun sudah mulai tergantikan oleh kepekatan malam yang mulai turun, seolah-olah kegelapan itu adalah cairan hitam yang tumpah dan menelan sisa-sisa kehidupan di cakrawala. Di tengah transisi cahaya yang mencekam itu...
Walah...agan breaking double ni...sy salut dgn agan...ga peduli brp komen,brp viewer ttp nulis...cerita sebagus dan sebanyak ini cma 5 page..beda dgn cerita ababil yg ratusan page..keep apdet yo... Saya nulis buat hiburan sekaligus buat belajar Gan...btw,tq bgt udh luangin waktu buat baca fantasi s
PART 9 Penuh kecepatan tinggi dengan belokan tajam, mobil sedan berwarna merah darah itu meluncur masuk halaman depan sebuah rumah, menggilas malam yang merangkak tertatih-tatih dengan kegelapan yang masih menyelubungi. Injakan yang keras dan mendadak pada rem menyebabkan empat buah ban tersentak...
PART 8 Di simpang Bukit Karang curam itu terletak sebuah bangunan yang dikelilingi tembok setinggi sepuluh tombak. Diluar tembok berderet-deret barisan pohon kelapa yang daunnya melambai-lambai ditiup angin malam. Bangunan besar ini terdiri dari sebuah rumah besar yang pada kedua ujungnya terdapa...
Wong Jogja pasti paham brutalnya ijo2, ndak usahlah bawa2 agama, ijo2 ngumpul mending minggir. Ijo ketemu merah, wes jadilah lempar2 kejar mengejar. Masih mendinglah kalo rumah warga nggak jadi korban perusakan. Itulah sebabnya sekalipun di pusat ijo dan merah koalisi. Tapi kalo di Jogja nggak bi...
PART 23 TERTEGUN Inka mendengarnya. Perasaan takut yang dibawanya semenjak dari balkon tadi, bahkan terlecut hilang. la amati keris berluk tiga belas yang teracung di tangan Karta. Pamor keris berpendar –pendar berwarna kehijau –hijauan. Inka berbisik, cemas: " Untuk apa keris itu, Pak Ka
PART 22 Di ujung tawanya, Bramasta melontarkan ucapan menghibur: "Itu hanya petir, Inka. Tidak perlu takut" Inka menguasai dirinya kembali. "Mau apa kau, Bram?", tanya Inka, suaranya diusahakan setenang mungkin. Bramasta menyeringai. "Masa iya kau tidak tahu ...." ln...