BAGIAN IV POV RANGGA EMPAT BULAN SEBELUM BERTEMU MEINA. Sore itu, mendung menggantung rendah di atas langit Yogyakarta, seolah ikut menekan pundakku yang sudah terasa berat. Aku duduk di sebuah kursi bambu di teras rumah kos Nana yang asri. Di atas meja, dua cangkir teh yang sudah dingin tak disent
Update Gan, tungguin saja... kmaren naskah ilang Hardisk rusak jadi mau ngulang lagi rasanya malas luar biasa. Ini mood Sudah balik, ana kelarin cerita2 yg ringan dulu yak...nanti lanjut fokus ke sini🙏
Ini curhatan Gan real story ini 😁, Yang ini Di PC udah Tamat. aman pokoknya gda brutal ending nya tapi nyesek sampai kebawa sekarang 😭😭
BAB 14 Dua malam setelah pengintaian di Wisma Kirana, langit Yogyakarta seperti tertutup jelaga—pekat, lembap, dan menyesakkan. Kawasan Pasar Kembang (Sarkem) yang biasanya riuh dengan dentum musik dangdut dan tawa paksa, tiba-tiba mati suri. Udara di gang-gang sempit itu berubah anyir. Bambang...
BAGIAN 3 ANOMALI Di sudut lain kota Jogja, tepatnya di sebuah rumah sederhana yang tinggal dua ruangan tersisa karena gempa Jogja 25 Mei 2006. Rangga sedang mengaduk kopi hitamnya yang sudah dingin. Ia sedang melamun menatap draf skripsinya yang penuh coretan tinta merah dari dosen pembimbing. Pi...
Terimakasih Gan atas apresiasinya, FYI kmaren tahun 2021 Hardisk rusak naskah ilang semua jadi ngumpulin mood untuk nulis lagi..Satu Satu dikelarin dulu mulai dari seri ini dulu
BAGIAN II REKTORAT UNY SORE ITU, kompleks Rektorat UNY sedang berada di puncak keramaiannya. Sinar matahari khatulistiwa yang mulai meredup menyisakan sisa-sisa panas di aspal Jalan Kolombo. Meina berdiri dengan perasaan tak karuan di dekat gerbang masuk, meremas tali tas selempangnya. Di depanny...
Aku selalu berpikir bahwa cinta itu seperti matematika: logis, bisa dihitung, dan punya pola. Tapi nyatanya? Hidup lebih suka memberiku teka-teki silang yang tintanya luntur terkena air hujan. Ini adalah perjalananku melewati labirin misteri, patah hati yang hebat, hingga akhirnya menemukan "...
tiokyapcing baca Yang topeng warisan setan dulu Gan...itu yg mau ana Tamat kan dulu 😁 Hari ini mega update sampai bab 12
PART 13 Pagi di lereng Kaliurang pecah oleh lengkingan histeris seorang pembantu rumah tangga yang baru saja tiba di kediaman mewah Martha. Polisi Sektor Kaliurang segera mengepung lokasi, namun bahkan petugas yang paling senior pun harus mundur dan memuntahkan isi perutnya di bawah pohon pinus.Di
PART 12 Siang itu, udara di beranda Wisma Kirana terasa statis, seolah-olah oksigen di sana enggan bergerak. Nancy duduk dengan keanggunan seorang ratu kolonial, menyesap teh melati yang uapnya meliuk seperti jemari hantu. Di hadapannya, duduk seorang wanita yang memancarkan aura serupa namun denga
PART 11 Nancy menjelaskan bahwa Prakoso akan menjalani masa training selama tiga bulan. Ia akan tinggal di sebuah kamar kecil di area pelayan, mendapatkan seragam hitam-hitam yang khusus, dan dilarang meninggalkan penginapan setelah jam sepuluh malam. "Mengapa Ibu menerima saya begitu saja?&...
PART 10 Pagi itu, Glagahsari diselimuti mendung tipis yang tidak sehat; warnanya keabu-abuan seperti abu pembakaran jenazah. Warih kembali ke kontrakannya tidak sendirian. Ia membawa Pak RT dan tiga warga kekar yang mempersenjatai diri dengan senter besar dan linggis. Ketakutan semalam masih memb...
Update lagi setelah sekian lama, Hardisk rusak naskah2 pada ilang.Ngumpulin mood buat nulis lagi.. mudah2an Masih Ada yg nungguin lanjutan ceritanya
Pertempuran Ronggolawe Dan Kabo Anabrang Di sungai Tambak Beras, keris Ronggolawe namanya Megalamat Gan..miris lagi pemberontakan Gajah Biru keluarganya dari istri sampai anak2nya Di tumpas kelor artinya dieksekusi Di tempat tanpa Ada satupun yg dibiarkan hidup
Sepi kayanya Mang, ana juga balik lagi buat ngelarin cerita2 yg Belum beres. Biasanya bgtu update story rame. Ini Sudah 4 jam an gda yg replay 😁
PART 9 Suasana di ladang singkong itu mendadak sunyi senyap, jenis kesunyian yang membuat telinga berdenging. Angin yang tadi menderu kencang hilang seketika, menyisakan hawa pengap yang dipenuhi aroma belerang dan kayu putih yang semakin menyengat. Aiptu Bambang, Lena, dan Andi terpaku di depan ...
PART 8 Fajar di kawasan Patuk, Gunungkidul, biasanya disambut dengan hamparan kabut putih yang menyelimuti perbukitan asri. Namun, pagi itu, kedamaian fajar dikoyak oleh bau sangit yang tajam dan kepulan asap hitam yang merayap keluar dari lembah curam, tepat di bawah salah satu tikungan tajam ya...